GATRABALI.COM, DENPASAR – Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmen untuk mempercepat pemulihan pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Dewata.
Hal itu disampaikan saat Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta mendampingi Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau posko pengungsian di Denpasar, Kamis (11/9/2025).
Dalam kunjungan tersebut, bantuan logistik berupa sembako, perlengkapan tidur, hingga kebutuhan khusus ibu dan anak diserahkan langsung kepada warga. Kepala BNPB menekankan bahwa langkah cepat ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Rumah rusak berat akan diganti, yang rusak sedang dibantu Rp30 juta, dan rusak ringan Rp15 juta. Infrastruktur umum juga akan diperbaiki,” ujarnya.
BMKG menyebut curah hujan ekstrem akibat fenomena atmosfer Rossby dan Kelvin menjadi pemicu utama banjir besar kali ini. Volume hujan yang biasanya turun dalam tiga bulan, turun hanya dalam sehari, menyebabkan genangan meluas di beberapa titik, termasuk Pasar Badung.
Wagub Giri Prasta menyampaikan rasa prihatinnya atas musibah tersebut. Data sementara mencatat 14 korban meninggal dunia dan dua masih dalam pencarian.
“Ke depan fokus kami adalah recovery, memperbaiki infrastruktur, sekaligus memastikan kesehatan dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak,” tegasnya.
Dari laporan Perbekel Kesiman Kertalangu, masih ada 26 warga bertahan di Posko Banjar Tohpati dari total 124 jiwa korban banjir di wilayahnya. Mereka memilih bertahan sementara hingga kondisi rumah kembali layak huni.
Kunjungan tersebut turut dihadiri pejabat pusat dan daerah, termasuk Anggota DPR RI Wayan Kariasa Adnyana serta Kepala BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya, sebagai bentuk sinergi lintas lembaga dalam penanganan bencana.(ism/gb)


