spot_img
spot_img
BerandaBaliPemkab Buleleng Perkuat Pelestarian Adat, Ngaben Massal Desa Tambakan Terima Bantuan Rp91...

Pemkab Buleleng Perkuat Pelestarian Adat, Ngaben Massal Desa Tambakan Terima Bantuan Rp91 Juta

GATRABALI.COM, BULELENG – Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian adat dan tradisi Bali melalui pemberian bantuan operasional bagi pelaksanaan Upacara Pitra Yadnya Ngaben Massal di Desa Adat Tambakan, Kecamatan Kubutambahan.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna saat menghadiri pelaksanaan upacara bersama Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Kamis, 23 Juli 2026.

Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak 91 sawa mengikuti prosesi Ngaben Massal yang diselenggarakan oleh krama Desa Adat Tambakan.

Baca Juga  Penerbangan Perdana BBN Airlines Indonesia Koneksikan Jakarta dan Bali

Sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah, Pemkab Buleleng menyalurkan dana hibah atau punia sebesar Rp1 juta untuk setiap sawa. Total bantuan yang diberikan mencapai Rp91 juta.

“Harapan kami, selain untuk penguatan adat dan budaya, bantuan ini dapat membantu meringankan beban finansial krama adat yang sedang melaksanakan upacara Pitra Yadnya,” ucap Wabup Supriatna.

Menurutnya, pelaksanaan Ngaben Massal tidak hanya memiliki makna spiritual bagi umat Hindu, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Baca Juga  Pemkab Buleleng Luncurkan Singa Pinter, Solusi Layanan Terintegrasi yang Efisien

Ia menambahkan, kehadiran pemerintah dalam kegiatan adat merupakan bentuk dukungan nyata terhadap masyarakat yang terus menjaga eksistensi tradisi Bali di tengah perkembangan zaman.

Selain menyerahkan bantuan, Wabup Supriatna juga menyampaikan doa agar seluruh tahapan upacara berlangsung dengan aman, lancar, dan memberikan ketenangan bagi seluruh keluarga yang melaksanakan Pitra Yadnya.

Lebih jauh, Supriatna menjelaskan bahwa perhatian Pemerintah Kabupaten Buleleng terhadap adat dan budaya diwujudkan melalui berbagai program yang berkelanjutan. Selain mendukung pelaksanaan ngaben massal, pemerintah daerah juga mengalokasikan bantuan rutin bagi desa adat dan subak setiap tahun.

Baca Juga  Penanganan Sampah dan Penataan Reklame Jadi Fokus Pj Gubernur Bali

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kelembagaan adat, mendukung pembangunan fasilitas penunjang kegiatan keagamaan, serta menjaga keberlanjutan sistem subak sebagai bagian dari warisan budaya Bali.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, desa adat, dan masyarakat, Pemkab Buleleng berharap pelestarian adat, budaya, dan nilai-nilai kearifan lokal tetap terjaga sekaligus menjadi fondasi pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Buleleng.(adv/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments