GATRABALI.COM, JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali melaksanakan Program Ngaben Masal (Atma Wedana) Gratis sebagai salah satu program unggulan daerah.
Tahun 2026, kegiatan dipusatkan di Lapangan Desa Adat Yeh Kuning, Kecamatan Jembrana, dan diikuti ratusan peserta dari seluruh wilayah Kabupaten Jembrana.
Pelaksanaan Ngaben Masal ini menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin melaksanakan upacara Pitra Yadnya secara bersama-sama tanpa harus menanggung biaya besar yang umumnya diperlukan jika dilaksanakan secara mandiri.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan hadir ngupasaksi pada rangkaian upacara, Selasa (28/7) malam. Dalam kesempatan itu, ia didampingi Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi.
Bupati Kembang Hartawan mengatakan pemerintah daerah berupaya menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk dalam pelaksanaan kewajiban adat dan keagamaan.
“Upacara adat dan keagamaan adalah kewajiban kita sebagai krama Bali, tetapi jangan sampai hal tersebut menjadi beban finansial yang berat bagi warga. Melalui program ngaben masal gratis ini, kita ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat bisa menunaikan kewajiban kepada leluhur dengan layak, khidmat, dan tanpa rasa cemas soal biaya,” ungkapnya.
Menurutnya, pelestarian adat dan budaya harus berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pemerintah terus menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi warga.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Salah seorang warga mengaku program Ngaben Masal Gratis sangat membantu karena mampu mengurangi pengeluaran keluarga dalam melaksanakan upacara adat.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati Kembang dan Wabup Ipat. Kalau bikin sendiri biayanya sangat besar, bisa habis belasan hingga puluhan juta. Dengan adanya program gratis ini, kami benar-benar merasa diringankan,” ujar salah satu warga peserta ngaben masal di lokasi acara.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana Anak Agung Komang Sapta Negara menjelaskan pelaksanaan program dilakukan secara bergilir di setiap kecamatan, namun pesertanya berasal dari seluruh Kabupaten Jembrana.
“Jadi bergilir setiap kecamatan, namun untuk pesertanya terbuka untuk semua masyarakat Jembrana. Untuk total peserta sendiri yang nyekah itu ada 108 peserta, dan ngelungah sebanyak 79 sawa. Jadi rangkaian acara ngaben masal gratis imi, puncaknya hari besok, di hari Purnama Sasih Karo,” pungkasnya.
Selain meringankan beban biaya masyarakat, penyelenggaraan Ngaben Masal juga menjadi wadah memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat. Pemerintah Kabupaten Jembrana berkomitmen melanjutkan program ini sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian adat, budaya, dan tradisi Bali sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(ri/gb)





