GATRABALI.COM, MANGUPURA – Ratusan anak usia dini dari berbagai wilayah di Kabupaten Badung mendapat kesempatan menunjukkan kreativitas dan keberanian mereka dalam Gelar Kreativitas Lomba PAUD/TK Se-Kabupaten Badung. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, kompleks Puspem Badung, Kamis (27/8/2026).
Bunda PAUD Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, hadir dalam kegiatan tersebut sekaligus memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan lomba. Ia menilai kegiatan semacam ini penting untuk memberikan pengalaman positif kepada anak sejak usia dini, sekaligus menjadi ruang bagi mereka untuk mengembangkan kemampuan melalui aktivitas yang menyenangkan.
Gelar kreativitas tersebut dirancang dengan menggabungkan unsur bermain dan belajar. Anak-anak tidak hanya diajak menunjukkan kemampuan, tetapi juga dilatih untuk lebih percaya diri, berani tampil di depan orang lain, serta mengenal nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung beserta jajaran, para Pengawas TK se-Kabupaten Badung, Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Badung, Ketua Himpunan Penyelenggara PAUD Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Badung, serta para dewan juri.
Berbagai kategori perlombaan menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Lomba Mewarnai, Kolase, Finger Painting dan Meronce masing-masing diikuti 60 peserta dari TK se-Kabupaten Badung.
Selain itu, terdapat Lomba Memasukkan Bola ke dalam Keranjang yang diikuti 60 peserta dengan 10 tim dari setiap kecamatan. Sementara itu, Lomba Tari Baris Tunggal dan Lomba Pakaian Adat ke Pura masing-masing diikuti enam peserta se-Kabupaten Badung.
Peserta juga mengikuti Lomba Celoteh Anak dan Lomba Dolanan yang mengangkat permainan tradisional. Kehadiran lomba berbasis budaya menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian karena sekaligus memperkenalkan warisan lokal kepada generasi sejak usia dini.
Pelaksanaan kegiatan tidak sekadar diarahkan untuk mencari pemenang. Gelar kreativitas menjadi sarana membangun kepercayaan diri, menggali bakat dan minat, serta memberikan pengalaman belajar yang sesuai dengan karakter anak usia dini.
Pemerintah Kabupaten Badung menempatkan pendidikan anak usia dini sebagai salah satu fondasi penting dalam menyiapkan generasi masa depan. Melalui kegiatan kreatif dan edukatif, tumbuh kembang anak diharapkan dapat berlangsung secara optimal.
Dalam sambutannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, guru, pengawas, serta orang tua yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. “Anak-anak adalah harta paling berharga dan harapan masa depan Kabupaten Badung. Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya mengasah kreativitas dan bakat mereka, tetapi juga menanamkan kepercayaan diri, keberanian tampil, serta rasa cinta terhadap budaya dan kearifan lokal kita sejak usia dini. Semangat bermain sambil belajar adalah kunci utama tumbuh kembang anak yang sehat dan bahagia,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan yang memberikan ruang bagi anak untuk berekspresi dapat terus dilakukan dan dikembangkan. Dengan dukungan lingkungan sekolah, keluarga, dan pemerintah, anak-anak diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang memiliki kemampuan sekaligus karakter positif.
Bunda PAUD juga berharap agar semangat kreativitas ini terus dijaga dan ditingkatkan, sehingga setiap anak di Badung dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak mulia, dan cinta tanah air. Ia juga mengapresiasi keikutsertaan anak-anak dalam lomba bernuansa budaya seperti pakaian adat dan dolanan, yang merupakan langkah luar biasa dalam melestarikan warisan leluhur.
Melalui kegiatan tersebut, kreativitas anak sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan budaya lokal dengan cara yang dekat dengan dunia anak. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya daerah sejak mereka berada di jenjang pendidikan paling awal.(nov/gatrabali)


