spot_img
BerandaBaliPiringan Cakram Motor Matic Bisa Bengkok, Hindari Kebiasaan Ini Saat Berkendara

Piringan Cakram Motor Matic Bisa Bengkok, Hindari Kebiasaan Ini Saat Berkendara

GATRABALI.COM, DENPASAR – Astra Motor Bali mengingatkan pengguna sepeda motor matic Honda untuk tidak mengabaikan kondisi sistem pengereman, khususnya piringan cakram. Komponen ini memiliki peran penting dalam memastikan pengereman berjalan optimal sehingga pemeriksaan dan perawatan secara rutin perlu dilakukan.

Salah satu hal yang perlu mendapat perhatian adalah kondisi kampas rem. Astra Motor Bali menyarankan pemeriksaan brake pad setiap 6.000 kilometer. Kampas yang sudah menipis sebaiknya segera diganti karena jika dibiarkan hingga bagian besinya bergesekan langsung dengan cakram, permukaan piringan dapat cepat terkikis.

Penggunaan Honda Genuine Parts (HGP) juga dianjurkan saat mengganti komponen pengereman. Kampas rem yang tidak sesuai spesifikasi berpotensi membuat piringan lebih cepat mengalami keausan.

Kondisi piringan cakram juga perlu dijaga tetap bersih. Debu, lumpur, maupun pasir yang menempel dapat dibersihkan menggunakan air bersih atau cairan khusus pembersih rem. Partikel kotoran yang terjebak pada area gesekan dapat mempercepat kerusakan permukaan cakram.

Baca Juga  Puluhan Siswa SMKN 1 Kuta Selatan Ikuti Safety Riding Astra Motor Bali, Waspadai Blind Spot di Jalan Raya

Bagian kaliper pun tidak boleh luput dari pemeriksaan. Pin slide kaliper harus dapat bergerak dengan lancar dan mendapat pelumasan menggunakan grease yang sesuai. Jika kaliper mengalami kemacetan, tekanan kampas terhadap cakram bisa menjadi tidak merata dan menyebabkan keausan pada bagian tertentu.

Pengendara juga perlu menghindari kebiasaan menyiram cakram dengan air dingin ketika kondisinya masih panas. Kondisi tersebut biasanya terjadi setelah motor digunakan dalam perjalanan jauh atau melewati turunan panjang. Perubahan temperatur secara tiba-tiba dapat membuat piringan mengalami perubahan bentuk.

Dalam memilih piringan cakram pengganti, kesesuaian dengan spesifikasi kendaraan menjadi hal utama. Astra Motor Bali menyarankan penggunaan Honda Genuine Parts (HGP) sesuai tipe motor, termasuk untuk Honda BeAT, Vario, Scoopy, dan PCX.

Baca Juga  MPP Badung Sabet Penghargaan Kinerja Prima 2024, Bukti Pelayanan Makin Optimal

Selain merek dan tipe, ukuran piringan juga harus diperhatikan. Piringan cakram bawaan motor matic Honda pada umumnya memiliki ketebalan awal sekitar 3,3 hingga 3,7 milimeter, sedangkan batas minimumnya sekitar 3,0 milimeter. Diameter serta posisi lubang baut harus sesuai dengan spesifikasi kendaraan agar komponen dapat terpasang dengan tepat.

Astra Motor Bali menyebutkan piringan cakram pada penggunaan normal umumnya memiliki masa pakai sekitar 24.000 hingga 48.000 kilometer atau tiga sampai lima tahun. Namun, angka tersebut bukan patokan mutlak karena usia pakai dipengaruhi oleh pola pengereman dan kondisi jalan yang dilalui.

Penggantian piringan cakram perlu dilakukan ketika ketebalannya sudah melewati batas minimum. Pengendara juga perlu melakukan pemeriksaan jika permukaan cakram terlihat cekung, memiliki coakan yang dalam, bengkok, atau bergelombang.

Baca Juga  Astra Motor Bali Bangun Budaya Safety Riding di Lingkungan Panti Asuhan

Tanda lainnya dapat dirasakan saat pengereman. Getaran yang muncul pada tuas rem maupun setang pada kecepatan tertentu bisa menjadi indikasi adanya masalah pada piringan. Retakan halus pada permukaan cakram akibat panas berulang juga perlu menjadi perhatian.

“Sistem pengereman adalah garis pertahanan utama keselamatan berkendara di jalan raya. Mengabaikan kondisi piringan cakram yang sudah aus atau rusak sangat berisiko menyebabkan rem blong dan mengancam keselamatan. Kami mengimbau para pengguna sepeda motor Honda untuk selalu melakukan perawatan berkala dan pemeriksaan komponen rem secara rutin di bengkel resmi AHASS Bali demi memastikan kondisi kendaraan selalu prima dan mendukung semangat #Cari_Aman di jalan raya,” ujar Hendra Sagita, Technical Training Instructor Astra Motor Bali.(ri/gatrabali)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments