GATRABALI.COM, JEMBRANA – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk turun langsung membantu penanganan antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU.
Arahan tersebut disampaikan saat apel koordinasi di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Jumat, 16 Oktober 2026.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat yang harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk mendapatkan BBM, sehingga aktivitas dan pekerjaan mereka tidak terus terganggu.
Dalam arahannya, Kembang Hartawan meminta Satpol PP dan Dishub Kabupaten Jembrana berkoordinasi dengan kepolisian untuk menjaga ketertiban di setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
“Gerakkan semua Satpol PP dan Polprades yang ada di masing-masing desa. Saya minta fokus sekarang di wilayah yang ada SPBU,” ujar Kembang Hartawan.
Ia menegaskan, petugas di lapangan perlu memastikan antrean kendaraan berjalan tertib serta mencegah adanya pengendara yang menyerobot antrean. Pengaturan lalu lintas juga menjadi perhatian agar antrean kendaraan tidak menimbulkan kemacetan parah, terutama di jalan nasional.
“Kita harus hadir, pemerintah tidak boleh diam. Selama masih terjadi antrean, kita harus ada di sana. Kemarin saya sudah melihat teman-teman Satpol PP dan Perhubungan berupaya di lapangan untuk membantu masyarakat, dan ini saya harapkan terus berlangsung,” pungkasnya.(ri/gatrabali)


