GATRABALI.COM, MANGUPURA – Astra Motor Bali menggelar kegiatan “Astra Motor Berbagi Ilmu” bagi 40 guru produktif SMK PGRI 2 Badung di Mengwi pada Jumat (6/11/2026). Kegiatan ini merupakan kontribusi pada pilar CSR pendidikan untuk mendukung pengembangan pembelajaran Teaching Factory (TEFA) melalui penyusunan Business Model Canvas (BMC).
Corporate Communication Astra Motor Bali, Agung Mayuni, hadir sebagai narasumber dengan memadukan pemaparan teori, diskusi, dan praktik kelompok. Metode tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk menghubungkan materi dengan pengalaman mengajar serta kebutuhan pengembangan pembelajaran di sekolah.
Dalam sesi praktik, para guru menyusun BMC sebagai peta perencanaan produk atau layanan TEFA. Pembahasan meliputi pengenalan kebutuhan pelanggan, manfaat layanan, aktivitas utama, hingga kesiapan sumber daya manusia, sarana, dan kemitraan. Peserta juga diajak mengidentifikasi kompetensi siswa yang dapat dikembangkan melalui layanan tersebut.
Agung Mayuni menyampaikan bahwa pengalaman para guru menjadi bekal penting dalam merancang pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui BMC, gagasan pengembangan dapat disusun menjadi rencana yang lebih terarah dan mudah dievaluasi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi perspektif dari dunia industri sekaligus belajar dari pengalaman Bapak dan Ibu guru. Harapannya, praktik penyusunan BMC dapat membantu para guru mengembangkan pembelajaran TEFA yang sesuai dengan kompetensi siswa, kesiapan sekolah, dan kebutuhan pelanggan,” ujar Agung Mayuni.
Antusiasme peserta terlihat selama diskusi dan praktik kelompok. Para guru aktif menyampaikan gagasan, memetakan kebutuhan sumber daya, serta mempresentasikan rencana pengembangan layanan. Suasana interaktif juga membuka ruang bagi peserta untuk bertukar pengalaman dan memberikan masukan terhadap hasil latihan kelompok lain.
Kepala SMK PGRI 2 Badung, Drs. I Gusti Ketut Sukadana, M.Pd., mengapresiasi kegiatan Astra Motor Berbagi Ilmu. Menurutnya, materi yang disampaikan relevan dengan kebutuhan para guru dalam menyusun modul untuk mendukung proses belajar mengajar.
“Materinya sangat baik dan relevan dengan modul yang akan disusun oleh para guru. Perpaduan teori dan praktik membantu peserta memahami materi sekaligus menghubungkannya dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah,” ungkapnya.
Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, Astra Motor Bali mendukung pengembangan pendidikan vokasi dengan memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri. Kegiatan berbagi ilmu ini diharapkan dapat membantu para guru menghadirkan pembelajaran yang aplikatif serta membekali siswa dengan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja.(ri/gatrabali)


