spot_img
BerandaBaliAkademisi FP Unwar Ingatkan Industri Olahan Talas Terapkan Produksi Bersih

Akademisi FP Unwar Ingatkan Industri Olahan Talas Terapkan Produksi Bersih

GATRABALI.COM, BULELENG – Pelaku industri olahan talas diingatkan untuk mulai menerapkan produksi bersih sebagai upaya mengurangi pembuangan limbah dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam.

Hal tersebut disampaikan akademisi Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa Prof. Dr Ir Luh Suriati, M.Si yang juga Ketua Program Pengabdian kepada Masyarakat yang berjudul “PPPUD” Pengembangan Kemasan dan Variasi Produk Kelompok Pengolah Talas Wanagiri di Wanagiri Buleleng pada Jumat, 21 Juni 2024.

Luh Suriati yang juga merupakan Dekan FP Unwar menyampaikan industri pengolahan talas tidak hanya fokus pada inovasi pengembangan produk, tetapi juga harus mulai memikirkan cara pengolahan limbah yang dihasilkan. Salah satunya adalah memanfaatkan limbah kulit talas menjadi pakan ternak, sehingga tidak ada bahan yang terbuang.

Baca Juga  Wali Kota Jaya Negara Sambut Rencana Kolaborasi Pendidikan dengan Universitas Warmadewa

“Dengan menerapkan produksi bersih dengan memanfaatkan bahan buangan menjadi produk maka akan memberikan nilai tambah. Kami berharap dengan adanya program ini, masyarakat Desa Wanagiri dapat meningkatkan taraf hidup mereka melalui produk-produk olahan talas yang lebih berkualitas dan bernilai ekonomi tinggi,” kata Luh Suriati disela – sela kegiatan pendampingan pada Kelompok Pengolah Talas Wanagiri.

Baca Juga  Dari Kampus ke Lingkungan, Gubernur Bali Minta Generasi Muda Tekan Sampah Plastik

Kepala Desa Wanagiri Made Suparanton, SS. menyampaikan apresiasinya atas dukungan Universitas Warmadewa dalam membantu meningkatkan kualitas dan variasi produk talas lokal untuk menjadi produk unggulan Desa Wanagiri.

“Kegiatan ini sangat penting untuk mendukung perkembangan ekonomi desa. Dengan pendampingan dari Universitas Warmadewa, kami berharap produk talas Wanagiri dapat bersaing di pasar yang lebih luas dengan kemasan yang lebih menarik dan variasi produk yang lebih beragam serta mendukung Pariwisata Desa Wanagiri,” ungkap Suparanton.

Baca Juga  Mantan Karyawan Bobol Rumah Majikan di Denpasar, Kompresor Dijual, Barang Lain Disimpan di Kos

Program yang dilaksanakan oleh tim dari Universitas Warmadewa ini fokus pada pengembangan kemasan dan variasi produk olahan talas, teknik budidaya, pemanfaatan limbah unluk pakan ternak dan manajemen usaha. Mahasiswa dan dosen dari Tim Pengabdi memberikan pelatihan intensif mengenai teknik pengemasan yang baik, inovasi produk, serta cara – cara memasarkan produk agar memiliki daya saing tinggi.(gus/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments