spot_img
spot_img
BerandaBaliArya Wibawa Hadiri Upacara Penyucian Pelawatan di Pura Dalem Tegeh Gumi Denpasar

Arya Wibawa Hadiri Upacara Penyucian Pelawatan di Pura Dalem Tegeh Gumi Denpasar

GATRABALI.COM, DENPASAR – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri pelaksanaan upacara Ngeratep, Melaspas, dan Pasupati terhadap Pelawatan Ida Sesuhunan Ratu Ayu Kalantaka, Kalanjaya, dan Ratu Rarung di Pura Dalem Tegeh Gumi, Desa Adat Denpasar, Selasa (22/7/2025), bertepatan dengan rahina Anggarakasih Prangbakat.

Kehadiran Arya Wibawa sekaligus menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Denpasar terhadap pelestarian tradisi dan spiritualitas masyarakat.

Upacara ini digelar setelah seluruh tahapan perbaikan (ngodakin) pelawatan selesai dilakukan oleh pihak pengempon pura. Prosesi tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar AA Putu Gede Wibawa, Ketua PHDI Kota Denpasar I Made Arka, Bendesa Adat Denpasar AA Alit Wirekusuma, serta jajaran OPD seperti Kabag Kesra IB Alit Surya Antara dan Camat Denpasar Barat IB Made Purwanasara.

Baca Juga  Bocah 3 Tahun Meningal Hanyut di Saluran Irigasi

Klihan Pura Dalem Tegeh Gumi, I Wayan Cika, menjelaskan bahwa upacara ini merupakan kelanjutan dari rangkaian penyucian yang bertujuan untuk mengembalikan kesucian pelawatan setelah direnovasi. Ia berharap prosesi ini membawa berkah dan kerahayuan bagi seluruh umat.

“Upacara ini menjadi bentuk puja bakti masyarakat kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Harapan kami, setelah karya ini tuntas, umat diberi keselamatan, kedamaian, dan kesehatan,” ujar Cika.

Baca Juga  Kepengurusan Desa Adat Jimbaran Resmi Dikukuhkan, Bupati Badung Tekankan Harmoni dan Gotong Royong

Wakil Wali Kota Arya Wibawa mengungkapkan apresiasinya atas kekompakan krama dalam menyukseskan rangkaian upakara tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya penting secara spiritual, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kehidupan berlandaskan Tri Hita Karana.

“Melalui pelaksanaan upacara ini, mari kita perkuat sradha bhakti dan jaga keharmonisan antara parahyangan, pawongan, dan palemahan, sebagai bagian dari kehidupan yang selaras dan seimbang,” ucapnya.(gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments