Sabtu, Juni 22, 2024
BerandaNewsAyu Kristi Arya Wibawa Sambut Baik Peluncuran Buku Lila Cita Mabasa Bali

Ayu Kristi Arya Wibawa Sambut Baik Peluncuran Buku Lila Cita Mabasa Bali

 

GATRABALI.COM, DENPASAR – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyambut baik diluncurkannya buku Lila Cita Mabasa Bali untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) oleh Penerbit Erlangga. Ia menilai, hal ini merupakan komitmen dalam upaya mengedukasi generasi muda untuk tetap mengenal bahasa Bali dengan baik. 

Hal tersebut disampaikan Ny. Ayu Kristi saat menghadiri seremonial peluncuran buku Lila Cita Mabasa Bali, yang juga dihadiri Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Ardhana Sukawati atau Tjok Ace, pada Rabu 7 Juni 2023, Kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar.

Tampak hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana. 

"Bahasa Bali sebagai sebuah warisan budaya leluhur tentu harus terus mendapatkan perhatian. Saya rasa, dengan diluncurkannya buku Lila Cita Mabasa Bali ini, bisa kita jadikan langkah untuk mulai mengedukasi anak anak sejak dini agar tetap kenal dan mau menggunakan bahasa Bali," ujar Ny. Ayu Kristi. 

Baca Juga  Bupati Tamba Serahkan Lima Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal kepada Para Seniman dan Pengrajin

Wagub Bali Tjok Ace dalam sambutannya mengapresiasi langkah yang dilakukan Penerbit Erlangga yang mau mengambil peran dalam upaya pelestarian Bahasa Daerah, tak terkecuali Bahasa Bali. 

"Terimakasih Penerbit Erlangga yang telah mewujudkan komitmennya untuk ikut melestarikan Bahasa daerah sebagai warisan leluhur. Tidak terkecuali Bahasa Bali. Hal ini, tentu akan bermanfaat agar anak cucu kita tetap kenal dengan kekayaan budayanya," ucap Tjok Ace.

Dia juga menyatakan, Pemerintah Provinsi Bali terus mendorong usaha pelestarian  Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali sebagai bahasa Ibu. 

"Pemprov Bali akan terus berupaya melestarikan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali agar tidak punah, dengan cara terus melestarikan keberadaannya. Bahkan sebelum pandemi Covid-19, di tahun 2018 lalu Bapak Gubernur Bali telah menerbitkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Pelindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali," kata Tjok Ace. 

Baca Juga  Sambut Pemilu 2024, Pj Bupati Buleleng Ajak Pemuka Agama Wujudkan Pemilu yang Bermartabat

Sementara itu, Direktur Utama Penerbit Erlangga, Raja Daut Manahara menjelaskan, penerbitan Buku Lila Cita Mabasa Bali ini adalah wujud kepedulian terhadap eksistensi bahasa daerah di Indonesia. 

"Kami berupaya agar anak anak kita tetap mau mengenal dan menggunakan bahasa daerahnya. Kali ini untuk Bahasa Bali, kita terbitkan untuk jenjang SD. Kita juga berharap kedepannya akan ada juga untuk yang jenjang SMP dan SMA," ungkapnya. 

Baca Juga  Berpakaian Tidak Pantas di Pura Pengubengan Besakih, Tiga Bule Diamankan

Raja Manahara juga mengajak para guru dan komponen masyarakat lainnya di Bali berkolaborasi untuk menulis. Ia mengaku, pihak Penerbit Erlangga siap untuk memberikan kesempatan agar hasil tulisan para guru dapat dibukukan. 

"Penerbit Erlangga akan selalu menyambut tulisan Bapak Ibu. Kita siap untuk selalu berkolaborasi, demi tujuan mencerdaskan bangsa lewat literasi," pungkasnya.

Sebagai informasi, buku Lila Cita Mabasa Bali disusun mengacu pada Kurikulum Merdeka yang kini sedang gencar dicanangkan. Materi buku berisikan seputar pelajaran Bahasa Bali untuk siswa SD yang merujuk pada Capaian Pembelajaran Fase A. 

Adapun tim penulis, terdiri dari para guru Bahasa Bali, yakni Ni Putu Karlina Dianti, I Gusti Bagus Weda Sanjaya, I Putu Agus Mahadiputra serta Ni Made Silvia Putrinawa. (gatra)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments