Sabtu, April 13, 2024
BerandaNewsDiduga Over Kapasitas, Darmaga Penghubung Ponton di Banjar Nyuh Nusa Penida Ambruk

Diduga Over Kapasitas, Darmaga Penghubung Ponton di Banjar Nyuh Nusa Penida Ambruk

 

GATRABALI.COM, KLUNGKUNG – Diduga karena over kapasitas jembatan penghubung Darmaga di Banjar Nyuh Nusa Penida, Klungkung ambruk. Peristiwa ini terjadi Kamis, ( 15/12/22 ) sore. Ambruknya jembatan penghubung antara Ponton dan Dermaga Utama banjar Nyuh Nusa Penida ini  sempat menganggu aktivitas pelabuhan.

Peristiwa ambruknya jembatan tersebut pun dibenarkan oleh Wadanramil Nusa Penida Kapten Inf I Gede Putrayadnya saat dikonfirmasi.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Melalui Kesbangpol Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi STT se- Kota Denpasar

"Ya memang benar, jembatan penghubung antara Ponton dan Dermaga Utama di banjar Nyuh Nusa Penida ambruk," ujarnya.

Pihaknya juga telah menerjunkan anggotanya untuk melaksanakan pemantauan sekaligus pengamanan bersama instansi terkait.

Menurut informasi yang diterima, jembatan ambruk sekitar pukul 16.45 Wita saat Fatsboat Semabu Hills akan berangkat menuju Sanur.

"Saat penumpang yang banyak didominasi olah WNA dan penumpang berwarga negara India menunggu giliran untuk memasuki fastboat, tiba-tiba jembatan penghubung antara dermaga utama dan ponton ambruk, “terangnya.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Hadiri Rangkaian Karya Agung Tawur Balik Sumpah Desa Adat Abiantuwung

 Ambruknya jembatan diduga  karena kelebihan muatan, dimana puluhan penumpang mencoba melintasi jembatan penghubung secara bersamaan.

"Dimungkinkan beban yang terlalu berat, sehingga jembatan ambruk, “lanjutnya.

Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini, beberapa penumpang ada yang mengalami luka lecet ringan akibat terjebur ke laut.

"Demi keamanan, dermaga baru sementara ditutup dan Fastboat dialihkan ke pantai sebelah (Fastboat sandar di pantai/pasir), “tegas Wadanramil. (gatra)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments