Sabtu, April 13, 2024
BerandaNewsDilaporkan Tenggelam, Kadek Asal Desa Batiran Pupuan Ditemukan Meninggal di Bendungan Titab...

Dilaporkan Tenggelam, Kadek Asal Desa Batiran Pupuan Ditemukan Meninggal di Bendungan Titab Busungbiu

 

GATRABALI.COM, BULELENG – Seorang anak bernama Kadek Rangga (13) asal Desa Batiran, Kecamatan Pupuan, Tabanan dilaporkan tenggelam di Bendungan Titab, Desa Ularan, Kecamatan Busungbiu, Buleleng pada Kamis (1/12/2022). Korban akhirnya ditemukan mengapung tidak bernyawa.

Koordinator Pos SAR Buleleng, Dudi Librana menyebut Korban ditemukan pada Jumat (2/12/2022) sekitar pukul 11.05 Wita. Korban berhasil ditemukan oleh warga dipesisir sungai sekitar 100 meter dari lokasi korban terseret arus. Saat ditemukan korban sudah tidak bernyawa dan mengapung diatas aliran sungai.

Baca Juga  Mesantalan Prosesi Unik di Dusun Bangbang Biaung Desa Duda Karangasem

Selanjutnya, Dudi Librana juga mengatakan bahwa proses pencarian dimulai sekitar pukul 05.30 Wita. Pencarian pun dilakukan dari lokasi awal korban terseret arus dengan menggunakan rubber boat dan juga penyelaman yang dilakukan oleh dua orang petugas dari SAR Buleleng.

"Target muncul secara tiba-tiba dan ditemukan oleh warga sekitar pukul 11.05 Wita. Posisinya sudah mengapung lalu kami segara lakukan evakuasi," Ucap Koordinator Pos SAR Buleleng, Dudi Librana saat dikonfirmasi pasca proses evakuasi.

Baca Juga  Mahasiswa Polstat STIS Gelar PKL Penelitian TIK dan Pola Asuh di Buleleng

Sementara itu, setelah melakukan proses evakuasi. Pihaknya kemudian langsung membawa jenazah korban ke rumah duka karena akan dilakukan upacara penguburan.

Diberitakan sebelumnya dua warga asal Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan,Tabanan bernama Kadek Rangga (13) bersama temannya Putu Arta Wiguna (23) terseret arus hingga tenggelam saat memasang jaring ikan di Bendungan Titab, Desa Ularan, Kecamatan Busungbiu, Buleleng pada Kamis (1/12/2022) sekitar pukul 17.00 Wita.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun awalnya kedua anak ini berangkat dari rumahnya sekitar pukul 14.30 Wita, dengan tujuan memasang jaring ikan di hulu Bendungan Titab. Namun setelah sampai di lokasi kejadian sekitar pukul 17.00 Wita, keduanya yang sedang memasang jaring ikan tiba-tiba terseret arus air.

Baca Juga  Pemkab Buleleng Komitmen Lakukan Perawatan Monumen Berkala

Sehingga keduanya langsung hanyut dan tenggelam di Bendungan Titab bersama jaring ikan yang dipasang sebelumnya. Namun Arta berhasil menyelamatkan diri sedangkan korban saat itu dikabarkan hilang. (gatra)
 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments