spot_img
BerandaBaliGerakan Kulkul PKK dan Posyandu Bali Sasar Hutan Bakau, Warga Diajak Bijak...

Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu Bali Sasar Hutan Bakau, Warga Diajak Bijak Kelola Sampah

GATRABALI.COM, DENPASAR – Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu kembali berlangsung serentak di sembilan kabupaten/kota di Bali, Minggu, 4 Oktober 2026.

Di Kota Denpasar, kegiatan dipusatkan di kawasan Hutan Bakau Pantai Sidakarya, Desa Sidakarya, dengan melibatkan TP PKK Provinsi Bali, TP PKK Kota Denpasar, TP PKK Desa Sidakarya, TP Posyandu Provinsi Bali, TP Posyandu Kota Denpasar, Sungai Watch, masyarakat, dan relawan.

Gerakan ini rutin dilaksanakan pada Minggu pertama setiap bulan dengan mengajak masyarakat membersihkan lingkungan rumah dan kawasan di sekitarnya. Selain menjaga kebersihan, kegiatan tersebut juga menjadi upaya untuk menumbuhkan kesadaran serta membangun kebiasaan masyarakat agar peduli terhadap lingkungan secara berkelanjutan.

Baca Juga  Bupati Bangli Buka TMMD ke-129, TNI dan Warga Bersatu Bangun Sekardadi Selama 30 Hari

Pelaksanaan Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu sekaligus disertai monitoring dan evaluasi secara serentak di sembilan kabupaten/kota di Bali. Hal ini dilakukan agar gerakan tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat berkembang menjadi kebiasaan yang memperkuat kepedulian lingkungan, interaksi sosial, dan semangat gotong royong masyarakat.

Manajer Lapangan Sungai Watch, Made Dwi Bagiasa, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dilakukan dalam kegiatan di Sidakarya.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kolaborasi perdana Sungai Watch dengan TP PKK dan TP Posyandu Provinsi Bali serta Kota Denpasar dalam membersihkan aliran sungai di kawasan pesisir Kota Denpasar.

Baca Juga  Kulkul Jadi Pemicu Aksi, PKK–Posyandu Bali Bangun Kesadaran Kolektif Jaga Lingkungan

“Harapannya ke depan tidak hanya bersih-bersih saja, tetapi bagaimana kita mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai karena semua akan bermuara ke pantai selatan kita,” ujar Made Dwi Bagiasa.

Menurutnya, persoalan sampah harus ditangani secara menyeluruh dan tidak dapat dilakukan secara parsial. Sampah yang berasal dari permukiman maupun sungai dapat terbawa hingga ke kawasan pesisir dan laut. Untuk itu, edukasi tentang pengelolaan serta pengurangan sampah perlu dilakukan secara konsisten kepada seluruh lapisan masyarakat.

Made Dwi Bagiasa turut mengapresiasi keterlibatan Ketua TP PKK dan Posyandu Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, dalam menggerakkan masyarakat, terutama kader dan anggota PKK, untuk menjaga kebersihan lingkungan secara rutin.

Baca Juga  Wagub Giri Prasta Ikuti Upacara Mendem Pedagingan di Pura Rambut Siwi Getasan

“Kita lihat semangat Ibu, Bunda Putri ini sebagai semangat untuk memobilisasi ibu-ibu PKK agar rutin membersihkan lingkungan di sekitarnya. Bagaimanapun juga, kita harus bijak memperlakukan sampah,” ungkapnya.

Melalui Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu, TP PKK Provinsi Bali terus mendorong budaya bersih dan semangat gotong royong agar menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Gerakan tersebut dimulai dari lingkungan paling dekat, yakni telajakan dan lingkungan rumah masing-masing, sebelum kemudian meluas ke ruang publik yang digunakan bersama.(ism/gatrabali)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments