GATRABALI.COM, JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) secara simbolis menyerahkan bantuan hewan kurban untuk masjid-masjid di Kabupaten Jembrana di UD Fajar, Desa Banyubiru, Senin, 25 Mei 2026.
Tahun ini, Pemkab Jembrana menerapkan pola distribusi bantuan yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada Idul Adha sebelumnya bantuan diberikan dalam bentuk enam ekor sapi dan 22 ekor kambing kepada 28 masjid, maka pada tahun ini sebanyak 69 masjid di seluruh Kabupaten Jembrana memperoleh bantuan hewan kurban berupa kambing.
Kebijakan tersebut diambil untuk memastikan seluruh masjid mendapatkan perhatian yang sama dari pemerintah daerah. Seiring dengan perluasan cakupan penerima manfaat, alokasi anggaran bantuan kurban juga mengalami peningkatan.
“Pemerintah daerah, seperti tahun-tahun sebelumnya, selalu hadir untuk bisa juga ikut berbagi. Tetapi tahun ini ada yang berbeda. Untuk tahun ini, kita berikan ke semua masjid berupa kambing supaya merata. Dari sisi anggaran tentu naik; kalau dulu Rp 180 juta, sekarang menjadi Rp 246 juta. Ada kenaikan sekitar Rp 66 juta,” ujar Bupati Kembang.
Program tersebut mendapat apresiasi dari pengurus masjid penerima bantuan. Perwakilan Masjid Nurul Huda Melaya, Idrus, menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan pemerintah kepada umat Muslim di Jembrana.
“Kami menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas bantuan kemasyarakatan berupa sapi kurban yang diberikan kepada kami pada Idul Adha 1447 Hijriah ini. Dan juga, kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Bupati Jembrana yang telah memberikan sumbangan kambing kepada masjid-masjid di Kabupaten Jembrana,” kata Idrus.
Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat. Pihak masjid berkomitmen mendistribusikan daging kurban secara adil, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan syariat.
Selain memberikan manfaat bagi masyarakat penerima, momentum Idul Adha juga membawa dampak positif bagi peternak lokal. Salah satunya dirasakan oleh Ketut Suartini, peternak asal Sumbersari yang sapinya terpilih sebagai hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia.
Suartini mengaku bangga karena sapi yang dipeliharanya selama tiga tahun berhasil memenuhi kriteria sebagai hewan kurban Presiden. Ia menjelaskan bahwa sapi tersebut dibeli saat berusia sekitar satu tahun dan terus dirawat hingga mencapai bobot ideal.
“Sapi itu saya beli umur sekitar 1 tahun dan saya pelihara selama 3 tahun. Saat awal dicek oleh dinas terkait, bobotnya 630 kg, namun saat penyerahan hari ini timbangannya sudah mencapai 680 kg,” jelas Suartini.
Ia menambahkan, pendampingan dan koordinasi dengan Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Jembrana menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan serta kualitas ternak yang dipeliharanya. Berkat kualitas ternak yang dihasilkan, sapinya kemudian direkomendasikan sebagai hewan kurban Presiden RI.
Melalui program bantuan hewan kurban tersebut, Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap semangat berbagi pada Hari Raya Idul Adha dapat memperkuat solidaritas sosial, mempererat hubungan antarumat beragama, serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung keberlangsungan usaha peternak lokal. (ism/gb)





