Sabtu, April 13, 2024
BerandaHukum KriminalKerugian Hingga Rp 38,5 juta, Kasus Pencurian Pratima Terjadi di Pura Dalem...

Kerugian Hingga Rp 38,5 juta, Kasus Pencurian Pratima Terjadi di Pura Dalem Desa Adat Rejasa Penebel

 

GATRABALI.COM, TABANAN – Kasus pencurian Pratima terjadi  di Pura Dalem desa adat Rejasa Penebel, Selasa (6/12/2022). Pencurian Pratima menelan kerugian Rp 38,5 juta.

Kapolsek Penebel, AKP I Nyoman Artadana, saat dikonfirmasi membenarkan kasus tersebut. Diterangkannya pada Selasa pukul 09.30 wita dilaporkan adanya pengaduan masyarakat tentang dugaan tindak pidana pencurian Pratima di Pura Dalem desa adat Rejasa, Penebel dengan cara membuka kunci gembok gedong tempat menyimpan sejumlah barang.

Atas kejadian tersebut pengempon Pura mengalami kerugian sebesar Rp 38.500.000. Benda yang hilang dan diambil oleh pelaku seperti uang kepeng terbungkus kain putih sebanyak 5.000 keping, bambu (bungbung) berisi 3.000 keping uang kepeng, kotak kayu (ampilan) berisi 1.000 keping uang kepeng dan sarana Pura (prerai) berbahan tembaga, sebilah keris tembaga warna hitam dan dua  buah genta ukuran kecil dan besar.

Baca Juga  Motor Vs Mobil, Satu Pengendara Tewas di Pekutatan

Diduga pelaku mengambil pratima tersebut dengan cara masuk ke areal Pura melalui pintu yang tidak dikunci kemudian mengambil anak kunci yang tersimpan (ditaruh) disekitar gedong dan membuka kunci gembok. 

Terkait kejadian ini, Kapolsek Artadana memberikan himbauan pada Pemangku Pura dan Pengurus untuk memasang CCTV mengingat letak / posisi Pura sangat jauh dari pemukiman penduduk atau sekitar 200 meter. Termasuk meminta agar anak kunci dibawa atau dipegang oleh Pemangku atau Pengurus serta tidak menaruh anak kunci disekitar Pura karena hal ini sangat memudahkan Pelaku atau orang yang tidak bertanggungjawab mengambil dan menggunakan anak kunci tersebut untuk melakukan kejahatan atau mengambil barang – barang di dalam Pura.

Baca Juga  Tak Kapok di Penjara, Residivis Curat Kembali Dibekuk Polisi

"Jika memungkinkan barang – barang berharga (Pretima) bisa ditempatkan ditempat khusus seperti di kediaman Pemangku atau Pengurus untuk memudahkan melakukan Pengawasan dan Penjagaan,"sarannya.

Saat ini Unit Reskrim Polsek Penebel di-back up Reskrim Polres Tabanan masih  melaksanakan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut. (gatra)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments