Sabtu, April 13, 2024
BerandaNewsKorban Banjir di Desa Selat Langsung di Kubur

Korban Banjir di Desa Selat Langsung di Kubur

 

GATRABALI.com,  KARANGASEM – Korban banjir di Banjar Santi, desa Selat, kecamatan selat, Karangasem langsung di kubur Senin (17/10/2022) sore di kuburan desa adat Santi.

Hal ini disampaikan bibi korban I Gusti Ayu Ngurah Santini Selasa (18/10/2022) kepada wartawan. Awalnya korban pertama I Gusti Ayu Agung Pradnya Aprilianti jasadnya sempat di titip ke RS Karangasem. Sambil menunggu korban lainya yang juga adiknya I Gusti Ngurah Wedana Putra yang saat itu masih hilang. Begitu sang adik ditemukan jenasah sang kakak dibawa kembali ke Santi untuk dikuburkan bersama sama dengan adiknya di setra setempat.

 

Untuk diketahui lahan tempat rumah korban yang hanyut di bantaran sungai Santi adalah milik keluarga tersebut. Kakak pertama mereka I Gusti Ayu Srikandi 22 ikut dalam penguburan tersebut. Srikandi sendiri bekerja di Denpasar sehingga tidak tinggal bersama keluarganya saat banjir bandang menerjang.
Sementara itu tiga orang keluarga yang selamat masih di rawat di puskesmas selat. Mereka adalah I Gusti Ngurah Suparta, ibunya I Gusti Ayu Kartini dan sang anak yang selamat I Gusti Ayu Trisna Apsari. 

Baca Juga  Wabup Badung Hadiri Acara Kick Off Vaksinasi Booster PMK

Ngurah Suparta sendiri saat ditemui di puskesmas selat nampak tabah menunggui anak dan istrinya yang masih dirawat. Sementara istrinya nampak masih shock dan tertidur. 

Suparta sendiri sempat menceritakan awal kejadiannya. Dimana sebelum kejadian keluarga ini sebenarnya sudah bagun sekitar jam 03.30 WITA. Saat itu hujan cukup lebat. Suparta malah sempat memindahkan sepeda motor miliknya. Sementara korban Aprilianti sempat ikut ortunya naik bawa sepeda motornya. Kemudian dia balik untuk mengambil pakaian kerjanya. Korban Aprilianti baru bekerja belum ada sebulan. Dia takut pakaian kerjanya basah sehingga dia mau ambil. Keluarga ini juga tidak menduga sama sekali kalau air akan sebesar itu. Keduanya pun balik ke rumahnya di bantaran sungai. Saat itu air sudah membesar. Sang ayah sempat menyelamatkan anaknya nomor tiga Trisna yang minta tolong dan sudah diseret air. Saat itu korban Aprilianti terseret banjir. Sementara ayahnya masih selematkan adiknya. Usai selematkan Trisna ayahnya juga menolong istrinya yang juga sudah hanyut beberapa meter. Saat balik mau menolong si bungsu sudah tidak ada.

Baca Juga  Serahkan Bantuan Korban Kebakaran, Bupati Tamba: Waspadai Cuaca Ekstrem

"Korban Aprilianti sendiri dikenal sangat ceria dan supel dalam bergaul. Menurutnya sang bibi beberapa waktu lalu sempat ke Denpasar mampir di rumah bibinya. "Ponakan saya itu dikenal sangat ceria," ujar Ayu Santini. Dia juga mengatakan tidak ada firasat apapun sebelum kejadian.

Sementara Ayu Kartini kondisinya masih drop dan mengeluh sakit pada bagian dada. sementara itu Golkar Karangasem dan juga Partai  Gerindra Karangasem datang menyerahkan bantuan. Ketua DPD Golkar Karangasem I Gusti Ngurah Setiawan bersama beberapa fraksi Golkar dan pengurus partai beringin sempat menemui Suparta dan keluarganya di puskesmas selat. (tra/gatra)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments