Senin, Juli 22, 2024
BerandaNewsLaka Lantas di Desa Melaya, Bus AKAP Terjun ke Jurang Sedalam 15...

Laka Lantas di Desa Melaya, Bus AKAP Terjun ke Jurang Sedalam 15 Meter 

 

GATRABALI.COM, JEMBRANA – Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) terjadi di jalur Denpasar Gilimanuk, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Jembrana, Kamis 27 April 2023 dini hari. Sebuah bus antar kota antar provinsi (AKAP) terjun di jurang sedalam 15 meter. 

Dari informasi yang didapat, kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.00 wita.

Kecelakaan melibatkan dua bus dan satu sepeda motor. Kejadian berawal dari bus DK 7061 OD yang dikemudikan Totok Budiono (53) asal Sidoarjo bergerak dari arah barat menuju ke timur atau dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. 

Baca Juga  Pohon Santen Tumbang, Dua Rumah di Desa Pengastulan Tertimpa

Saat tiba di lokasi kejadian, tepatnya di Banjar Melaya Pantai, Desa/Kecamatan Melaya, bus tiba tiba mengurangi kecepatan, karena ada sepeda motor di depannya.

Saat akan mendahului sepeda motor DK 6824 ADK yang dikendarai Muhammad Rosi (29), bersama istrinya, tiba tiba sebuah bus N 7953 UG yang dikemudikan Heri Rudiansyah, (42) menghantam dari belakang arah yang sama, sehingga pengemudi bus DK 7061 OD tidak bisa menguasai kendaraannya oleng ke kanan dan terjun ke jurang sedalam 15 meter.

Baca Juga  Buleleng Capai UHC 95,8 Persen, Permudah Layanan Kesehatan

"Saya denger setengah empat suara jedak, langsung saya lari (ke TKP) lihat bus sudah di bawah (jurang)," kata Solikin (52) salah seorang warga Melaya, ditemui di lokasi.

Bus, kata Solihin, yang terjun di kebun  miliknya tersebut penuh dengan penumpang.

"Saya langsung turun ke bawah untuk bantu tolong penumpang naikan ke atas (jalan), dan langsung dibawa ke puskesmas," tuturnya. 

Ditemui di puskesmas 1 Melaya, Totok Budiono supir bus menuturkan, dirinya baru saja ganti shif untuk mengemudi yang sebelumnya dikemudikan temannya, usai keluar dari pelabuhan Gilimanuk.

Baca Juga  Rumah Warga di Loloan Timur Ludes Terbakar

"Saya nggak mengantuk. Baru saja saya ganti teman nyetir turun dari kapal tadi," tuturnya.

Dilokasi, kata dia, menghindari sepeda motor di depannya, akhirnya tertabrak dari belakang, saat di hantam bus lain dari arah belakang  Bus jurusan Magetan Denpasar dengan 30 orang penumpang ini, kemudian terperosok terjun ke jurang.

"Saat saya ngerem mau menghindari sepeda motor, saya dihantam sekeras kerasnya dari belakang. Saya nggak ingat lagi, mobil saya sebesar itu langsung masuk jurang," pungkasnya. (gatra)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments