Selasa, Juli 16, 2024
BerandaNewsLoka POM Buleleng Lakukan Pengawasan Takjil yang Mengandung Bahan Berbahaya di Jembrana

Loka POM Buleleng Lakukan Pengawasan Takjil yang Mengandung Bahan Berbahaya di Jembrana

 

GATRABALI.COM, JEMBRANA – Loka POM Buleleng dan tim koordinasi pembinaan dan pengawasan obat dan makanan kabupaten Jembrana, melakukan pengawasan makanan takjil yang dijual di pasar Ramadan Loloan, Kelurahan Loloan Barat dan Loloan Timur, Kabupaten Jembrana, Bali, Senin 10 April 2023.

Pengawasan dilakukan dalam rangka melindungi konsumen dari makanan yang mengandung bahan berbahaya.

Petugas membawa sejumlah sampel makanan untuk diteliti di laboratorium dan fokus memeriksa kandungan boraks, rhodamin, formalin, dan methanyl yellow dari 25 sampel olahan makanan yang diteliti.

Hasilnya, kepala Loka POM Buleleng, Rai Gunawan, menyatakan bahwa semua sampel yang diteliti negatif mengandung bahan berbahaya dan aman untuk dikonsumsi.

Baca Juga  Sekda Dewa Indra dan Generasi Z Tanam 1.000 Bibit Mangrove untuk Bali

Meskipun demikian, Loka POM Buleleng dan Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan Kabupaten Jembrana akan terus melakukan pembinaan kepada masyarakat.

Meski hasilnya negatif, kata dia, ada beberapa catatan untuk para pedagang yang masih banyak berjualan makanannya terbuka.

Mengingat karena berjualan dipinggir jalan sangat rentan terkontaminasi atau makanan tanpa penutup kemasukan debu.

"Tentu saja pengawasan ini tidak sekali ini saja dilakukan, kita rutin juga melakukan intensifikasi pengawasan menjelang hari hari besar keagamaan. Kemudian juga ada pengawasan disaat saat tertentu dengan tim lintas sektor kamu," jelasnya.

Baca Juga  Indonesia Mengusulkan 'Centre of Excellence' untuk Atasi Masalah Iklim

Kalau secara keseluruhan di Bali, kata dia, masih ada ditemukan penggunaan boraks dan juga beberapa pewarnaan tekstil pada makanan.

Ia juga mengatakan, jika kembali ada ditemukan zat zat berbahaya pada makanan, pihaknya akan melakukan penelusuran ke sumber hingga ke tingkat produsen atau pembuat makanan tersebut. 

"Di sini (pasar ramadan) raya rata kan cuman penjual saja. Jadi kalau kita temukan, (zat berbahaya) kita akan telusur ke sumbernya, karena yang harus kita bina itu produsennya," ungkapnya.

Sebelum melakukan pengawasan makanan takjil, Loka POM Buleleng dan tim pengawas juga melakukan identifikasi pengawasan pangan di toko dan distributor makanan di seputaran Kota Negara.

Baca Juga  Meledaknya Kompor Minyak saat Upacara Ngaben, Dua Warga Alami Luka Bakar

Hal ini dilakukan karena penjualan kebutuhan masyarakat meningkat di bulan Ramadan dan jelang Lebaran.

Dalam pengawasan tersebut, pihaknya fokus pada pangan atau makanan terkait masa kedaluwarsa, memiliki ijin beredar, dan kemasan-kemasan yang rusak.

"Kami menyasar sarana toko, pasar, dan distributor. Kita pastikan ketersediaan dan juga kualitas dari pangan itu sendiri aman dikonsumsi masyarakat," jelas Rai Gunawan.

Melalui pengawasan yang dilakukan, Loka POM Buleleng dan Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan Kabupaten Jembrana memberikan jaminan dan perlindungan terhadap produk yang beredar dan aman dikonsumsi oleh masyarakat. (gatra)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments