GATRABALI.COM, MANGUPURA – Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan puncak upacara piodalan di Pura Dalem Puri, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Kamis (18/6/2026).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa hadir sebagai upasaksi sekaligus mengikuti persembahyangan bersama krama pengempon pura.
Kehadiran Bupati Badung bersama jajaran pemerintah daerah menjadi bentuk dukungan terhadap keberlangsungan tradisi, adat istiadat, serta kegiatan keagamaan yang terus dijaga oleh masyarakat di Kabupaten Badung. Upacara suci tersebut dipuput oleh Ida Pedanda Istri Oka Parwati dan dihadiri tokoh masyarakat, perangkat desa, serta keluarga besar Puri Banyuning.
Turut hadir mendampingi Bupati, Plt. Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta Gunawan, unsur Tripika Kecamatan Abiansemal, Perbekel Desa Bongkasa I Gusti Agung Sumanjaya, para kelian adat dan dinas se-Desa Bongkasa, serta masyarakat pengempon pura.
Dalam sambutannya, Adi Arnawa menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian karya dapat berlangsung dengan lancar dan memberikan kerahayuan bagi masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan dalam mendukung berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Badung.
“Kami hadir untuk menghaturkan sembah subakti sekaligus menjadi upasaksi. Saya berharap masyarakat tetap bersatu mendukung program Pemerintah Kabupaten Badung yang pro-rakyat. Saat ini, program bantuan Rp2 juta setiap hari raya besar keagamaan sudah berjalan untuk meringankan beban warga,” ujarnya.
Selain menyampaikan dukungan terhadap kegiatan adat dan keagamaan, Bupati juga memaparkan sejumlah kebijakan di sektor pendidikan yang menjadi prioritas pemerintah daerah. Program tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Badung.
“Kami memprioritaskan kuliah S1 gratis bagi anak petani. Untuk jenjang SMA di Badung juga akan digratiskan, meskipun kewenangannya ada di provinsi. Khusus di Badung, kami ambil kebijakan itu karena untuk SD dan SMP sudah gratis. Selain itu, anak ketiga (Nyoman) dan keempat (Ketut) yang menempuh pendidikan tinggi juga akan diberikan biaya kuliah gratis selama 4 tahun penuh, termasuk biaya wisuda,” tegasnya.
Sementara itu, Manggala Karya I Nyoman Nada menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Badung dan seluruh undangan yang turut mengikuti puncak piodalan di Pura Dalem Puri. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan pemerintah untuk mendukung pemeliharaan sarana suci dan pelaksanaan upacara keagamaan.
“Kami mewakili seluruh pengempon mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa dan daerah. Kami dibantu dana Rp100 juta untuk ngodak tapakan Pura Puseh dan Desa. Sementara untuk ngodak tapakan di Pura Dalem Puri Bongkasa ini dibantu sebesar Rp 700 juta, serta tambahan Rp 30 juta untuk operasional pelaksanaan upacara ini,” ungkap Nyoman Nada.
Menurutnya, dukungan tersebut sangat membantu masyarakat dalam menjaga keberadaan tapakan serta kelangsungan tradisi keagamaan yang diwariskan secara turun-temurun.(nov/gb)





