Sabtu, Juni 22, 2024
BerandaBaliOptimalisasi Inovasi dan Kreativitas dalam Pelayanan Publik oleh Pemerintah Daerah Buleleng

Optimalisasi Inovasi dan Kreativitas dalam Pelayanan Publik oleh Pemerintah Daerah Buleleng

GATRABALI.COM, BULELENG – Pemkab Buleleng sedang berupaya meningkatkan kinerja pemerintah daerah dan pelayanan publik secara optimal melalui inovasi dan kreativitas dari setiap SKPD, kecamatan, hingga perbekel dan lurah.

Untuk itu, Balitbang Inovda Kabupaten Buleleng yang merupakan lembaga penelitian, pengembangan, dan inovasi daerah, mengadakan Rapat Koordinasi persiapan Inovasi Daerah. Rapat tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, dan dihadiri oleh Kepala Balitbang Inovda Buleleng, Made Supartawan.

Acara tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Balitbang Inovda Buleleng pada hari Senin, tanggal 17 Juli 2023.

Baca Juga  Pemkab Buleleng Raih Opini WTP 10 Kali Beruntun
Optimalisasi Inovasi dan Kreativitas dalam Pelayanan Publik oleh Pemerintah Daerah Buleleng. Sumber foto: Humas Kominfosanti Buleleng 

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Suyasa memberikan arahan mengenai persiapan verifikasi terhadap 53 inovasi yang telah terdaftar. Tujuannya adalah agar pendataan dari indikator inovasi lebih matang dalam persiapan tahap nasional, serta fokus pada inovasi yang berpotensi memberikan manfaat pada pelayanan publik.

Sementara itu, Kepala Badan Balitbang Inovda Buleleng, Made Supartawan, menjelaskan bahwa inovasi yang sedang menjalani tahap verifikasi saat ini masih dalam tahap seleksi. Inovasi yang belum memenuhi indikator penilaian akan ditunda pengajuannya ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Baca Juga  Terekam CCTV, Alat Pengeras Suara di Pura Dalem Jadi Sasaran Maling

“Kami sangat selektif dalam hal ini agar inovasi ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” jelasnya.

Terkait dengan orisinalitas, pihaknya menjelaskan bahwa tahap verifikasi ini akan menentukan apakah sebuah inovasi dapat didaftarkan ke Kemendagri. Beberapa inovasi memang berasal dan dikembangkan langsung oleh SKPD atau mereplikasi inovasi dari daerah lain.

Pihak Balitbang Inovda Buleleng menambahkan bahwa data yang telah terverifikasi akan dikirim ke pusat. Selanjutnya, akan dilakukan peninjauan dan penilaian langsung di lapangan. Setelah itu, pemenang akan diumumkan, dan peserta berasal dari seluruh Indonesia.

Baca Juga  Digigit Kucing Liar, Seorang Anak di Sambangan Kesulitan dapat Vaksin

Pada akhirnya, pihak Balitbang Inovda Buleleng berharap agar pada tahun ini Buleleng dapat meraih penghargaan kategori “Pemerintah Daerah Sangat Inovatif”. Namun, terlepas dari itu, yang lebih penting adalah dampak langsung inovasi dalam meningkatkan pelayanan publik dan daya saing daerah.

“Juara hanyalah bonus dan dampak positifnya. Yang terpenting adalah bagaimana inovasi dapat memberikan kemajuan di daerah,” tutupnya. (adv/gatra)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments