Rabu, Februari 21, 2024
BerandaBaliPenyelenggaraan Pemilu 2024 Mendatang, Tantangan Kebangsaan dan Keberagaman dalam Fokus Sosialisasi Wawasan...

Penyelenggaraan Pemilu 2024 Mendatang, Tantangan Kebangsaan dan Keberagaman dalam Fokus Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

GATRABALI.comBULELENG – Penyelenggaraan Pemilu 2024 yang akan datang tidak dapat diabaikan tantangan kebangsaan dan keberagaman yang timbul akibat keadaan yang plural dan multikultural.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Buleleng telah menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) di Kabupaten Buleleng yang berlangsung di Kampus Stikes Buleleng pada hari Rabu, tanggal 12 Juli.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Badan Kesbangpol Buleleng, Nyoman Kappa Tri Aryandono, dengan mengusung tema “Perkuat Wawasan Kebangsaan Untuk Sukseskan Pemilu Serentak 2024 di Kabupaten Buleleng” dan dihadiri oleh 120 peserta.

Baca Juga  Dipadati Wisman, Pj Bupati Buleleng Resmi Buka Lovina Festival IX
Penyelenggaraan Pemilu 2024 Mendatang, Tantangan Kebangsaan dan Keberagaman dalam Fokus Sosialisasi Wawasan Kebangsaan
Penyelenggaraan Pemilu 2024 Mendatang, Tantangan Kebangsaan dan Keberagaman dalam Fokus Sosialisasi Wawasan Kebangsaan. Sumber foto: Humas Kominfosanti Buleleng

Dalam sambutannya, Kepala Kesbangpol Buleleng, Nyoman Kappa, menyampaikan bahwa tema kali ini sangat relevan dan bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman tentang kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga dapat memperkuat demokrasi di daerah.

Kegiatan sosialisasi ini ditujukan kepada generasi muda sebagai pemilih pemula, dengan harapan mereka dapat menjadi agen perubahan yang terus menerus mengembangkan pemahaman tentang wawasan kebangsaan sebagai sarana untuk menyatukan bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Bupati Jembrana Ikuti Penilaian Paritrana Award untuk Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan

“Agar Pemilu 2024 berjalan secara demokratis, sosialisasi ini sangat penting, terutama kepada generasi muda, sehingga Pemilu memiliki legitimasi yang kuat di masyarakat,” ajaknya.

Salah satu narasumber, Komang Surya Adnyana, yang juga seorang dosen di STAHN Mpu Kuturan Singaraja, menjelaskan bahwa semua generasi muda yang memiliki hak pilih harus menggunakan suaranya, karena jika tidak, peluang penyalahgunaan suara akan semakin besar. Oleh karena itu, kita harus bersama-sama memilih pemimpin terbaik, karena pilihan kita akan menentukan masa depan bangsa.

Baca Juga  Walikota Denpasar Jaya Negara Hadiri Prosesi Nebas dan Mintelin Pelawatan Ida Bhatara Sesuhunan Pura Maha Widya Mandira UNHI.  

Ia juga berharap bahwa melalui sosialisasi ini, generasi muda dapat membuat pilihan yang cerdas dan ikut serta dalam menjaga ketenangan Pemilu mendatang, sehingga tidak ada perpecahan dalam masyarakat.

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan mahasiswa Stikes dapat meningkatkan semangat nasionalismenya, yang pada akhirnya akan ikut berkontribusi dalam memperkuat kesatuan dan keutuhan bangsa dan negara,” tutupnya. (adv/gatra)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments