GATRABALI.COM, DENPASAR – Penjabat (Pj) Gubernur Bali, SM Mahendra Jaya, mengajak para advokat untuk berperan aktif dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya di pedesaan yang masih minim pemahaman hukum.
Dalam pertemuan denganAsosiasi Advokat Indonesia Officium Nobile (AAI ON) Wilayah Bali di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Selasa, 3 Desember 2024, ia mengusulkan program “satu desa satu advokat.”
“Kalau memungkinkan, di Bali yang memiliki banyak desa, paling tidak satu desa ada satu advokat. Ini sebagai perpanjangan tangan organisasi, karena sejak lahir hingga meninggal, manusia selalu berhadapan dengan peristiwa hukum,” ujarnya.
Mahendra Jaya menekankan pentingnya pendampingan hukum di tingkat desa untuk mencegah kasus yang merugikan masyarakat akibat kurangnya pemahaman hukum.
“Dengan adanya pendampingan, masyarakat di desa bisa lebih melek hukum. Harapannya, tidak ada lagi kasus kriminalisasi warga,” tambah birokrat asal Temesi, Gianyar, itu.
Ia juga mengajak Asosiasi Advokat Indonesia Officium Nobile (AAI ON) untuk memberikan bantuan hukum gratis kepada masyarakat kurang mampu.
“Mari bersama membantu masyarakat dengan memberikan pendampingan dan bantuan hukum, kalau bisa tanpa biaya,” tandasnya.
Anggota Steering CommitteeAsosiasi Advokat Indonesia Officium Nobile (AAI ON), Robert Khuana, menyambut baik ide tersebut dan menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendukung melalui pembentukan Biro Bantuan Hukum (BBH) “Mulia.”
BBH ini akan menyediakan layanan hukum gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Ide ini sangat bagus, dan kami berkomitmen untuk mewujudkannya,” ujar Robert.
Dalam audiensi tersebut, Robert juga melaporkan rencana Asosiasi Advokat Indonesia Officium Nobile (AAI ON) untuk menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) pada 11–13 Desember 2024 di Prime Plaza Hotel, Sanur, Denpasar.
Ia meminta restu sekaligus mengundang Pj Gubernur Bali untuk membuka acara tersebut.
Hadir mendampingi Pj Gubernur Bali, Kepala Biro Hukum Setda Pemprov Bali, Ida Bagus Gede Sudarsana, turut mendukung kolaborasi antara pemerintah dan Asosiasi Advokat Indonesia Officium Nobile (AAI ON) dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat Bali. (gb)





