GATRABALI.COM, BULELENG – Desa Petandakan didorong untuk memiliki identitas kuliner yang kuat sebagai bagian dari upaya pengembangan potensi lokal.
Dorongan tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Putri Koster, saat menghadiri Aksi Sosial TP PKK “Menyapa dan Berbagi” di Gedung Serbaguna Desa Petandakan, Kecamatan Buleleng, Selasa (2/12/2025).
Dalam sambutannya, Putri Koster menekankan bahwa kuliner khas desa dapat menjadi pintu masuk bagi penguatan ekonomi masyarakat. Ia menilai Petandakan memiliki peluang besar karena dikenal sebagai salah satu daerah penghasil durian.
“Petandakan sebenarnya punya potensi besar. Durian yang tumbuh di desa ini bisa diolah menjadi dodol sebagai kuliner khas. Jika terus dikembangkan, produk ini bukan hanya menjadi identitas desa, tetapi juga memberi nilai ekonomi bagi warga,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, persoalan sampah—terutama plastik—harus ditangani mulai dari rumah tangga agar tidak menumpuk di desa.
“Pengelolaan sampah adalah langkah dasar untuk menciptakan lingkungan yang sehat. Mulai dari diri sendiri dulu, baru lingkungan luas akan ikut tertata,” tegasnya.
Gerakan ini sejalan dengan kampanye PKK Provinsi Bali bertajuk “Desaku Bersih Tanpa Mengotori Desa Lain”, yang bersandar pada regulasi pengelolaan sampah seperti UU Nomor 18 Tahun 2008 dan Pergub Bali Nomor 47 Tahun 2019.
Pada kesempatan tersebut, Putri Koster yang juga memimpin Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali memaparkan transformasi posyandu berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024. Ia menegaskan bahwa posyandu kini menjadi pusat layanan terpadu yang mencakup enam bidang pelayanan dasar, mulai dari kesehatan hingga sosial.
Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra, turut menyampaikan penghargaan kepada PKK Provinsi Bali atas dukungan dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang masih perlu perhatian kesehatan.
Sebagai bagian dari aksi sosial, TP PKK Provinsi Bali menyerahkan 50 paket bantuan berisi beras, telur, dan susu sesuai kebutuhan penerima. Acara ini dihadiri perangkat daerah Provinsi Bali, OPD Kabupaten Buleleng, serta perwakilan RS Mata Indera dan RS Bali Mandara.(ism/gb)





