Senin, Juli 22, 2024
BerandaBaliBadungRibuan Orang Ikuti Tradisi Aci Tabuh Rah Pengangon di Desa Kapal

Ribuan Orang Ikuti Tradisi Aci Tabuh Rah Pengangon di Desa Kapal

UPDATEBALI.com, BADUNG – Tradisi upacara Aci Tabuh Rah Pengangon atau sebelumnya disebut siat Tipat Bantal kembali di gelar kemarin, Jumat, 29 September 2023 di depan Pura Desa Lan Puseh Desa adat Kapal, Desa Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.

Tradisi upacara Aci Tabuh Rah merupakan, secara umum merupakan tradisi masyarakat adat untuk meminta energi atau anugrah kemakmuran.

Pelaksanaan Tradisi Aci Tabuh Rah Pengangon di tahun ini telah digelar ke 784 kalinya.

Ribuan Orang Ikuti Tradisi Aci Tabuh Rah Pengangon di Desa Kapal.
Ribuan Orang Ikuti Tradisi Aci Tabuh Rah Pengangon di Desa Kapal. Sumber foto : Istimewa

Pelaksana tradisi ini digelar setahun sekali atau bertepatan dengan rainan Purnama ke 4 menurut Kalender Bali.

Baca Juga  Harga Meroket, Pedagang Masakan Padang Padukan Cabai Dengan Tomat

Tradisi upacara Aci Tabuh Rah Pengangon diikuti oleh, 10 ribu orang warga desa Kapal, hal ini disampaikan, Bendesa Adat Kapal, I Ketut Sudarsana saat ditemui langsung disela kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini telah dilakukan sebanyak, 784 kali diikuti oleh 10 ribu orang krama desa adat Kapal,” jelasnya.

Dirinya menjelaskan, pelaksanaan tradisi ini memiliki tujuan meningkatkan solidaritas diantara masyarakat di Desa, Memohon kepada tuhan kekuatan lahir batin agar seluruh warga desa Kapal dilimpahkan sumber penghidupan.

Baca Juga  Akibat Nekat Nyuri Motor di Jimbaran, Pria Asal Banyuwangi Ini Mendekam di Jeruji Besi

“Tradisi ini kami tetap jalankan agar seluruh masyarakat kami (Desa adat Kapal) mampu mencapai kemakmuran dan kesejahteraan saat ini maupun yang akan datang,” ujarnya.

Dirinya memaparkan, adapun rangkaian tahapan tradisi upacara Aci Tabuh Rah Pengangon yang pelaksanaan kegiatannya telah di mulai sejak, 1339 Masehi ini dimulai dengan tahap, persembahyangan bersama kemudian tepat di sore hari sebelum puncak kegiatan pelemparan tipat dan bantal dihaturkan tarian rejang tipat baris bantal.

Baca Juga  Finalis JBB 2023 Siap Promosikan Pariwisata Buleleng

“Setelah dihaturkan tarian rejang para peserta tari melakukan prosesi pelemparan tipat bantal dalam sekup kecil.Kemudian berlanjut ke aksi melempar tipat dan bantal ke udara di lakukan di jalan Raya atau di areal luar pura diikuti ribuan warga se desa adat Kapal selama 2 jam lamanya,” paparnya.

Sembari Dirinya menambahkan, setelah selesai pelaksanaan Tradisi upacara Aci Tabuh Rah Pengangon selanjutnya para warga desa kembali ke rumah masing-masing. (Gun/gb)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments