Sabtu, Juni 22, 2024
BerandaUncategorizedSerap Aspirasi Musisi, Pj Ketut Lihadnyana Hadiri Temu Gabungan Musisi Buleleng

Serap Aspirasi Musisi, Pj Ketut Lihadnyana Hadiri Temu Gabungan Musisi Buleleng

GATRABALI.COM, BULELENG – Penjabat Bupati Ketut Lihadnyana memberikan kesempatan bagi para musisi Buleleng untuk berekspresi dan tampil lebih luas. Ini termasuk memfasilitasi penampilan mereka di ruang-ruang publik yang tersedia.

“Ini sesuai dengan apa yang telah disampaikan oleh para musisi tadi, dan juga sebagai masukan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng,” katanya setelah menghadiri Temu Gabungan Musisi Buleleng di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rumah Jabatan Bupati Buleleng pada Minggu 2 Juli 2023).

Temu Gabungan Musisi Buleleng ini diinisiasi oleh Penjabat Bupati Buleleng untuk menyerap aspirasi dan masukan terutama dari para musisi.

Lihadnyana menjelaskan bahwa Buleleng memiliki banyak talenta di bidang musik, bahkan mencapai ratusan. Selama ini, para talenta tersebut mencari identitas masing-masing. Oleh karena itu, Pemkab Buleleng merasa perlu memfasilitasi dan menyediakan wadah bagi para talenta musik ini dalam satu komunitas yang disebut Gabungan Musisi Buleleng. Dengan adanya wadah ini, semua musisi di Buleleng dapat berkoordinasi dengan baik.

Baca Juga  Lihadnyana Tinjau Langsung Proses Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara di Gudang KPU Buleleng

“Kami akan menjalin kerja sama dengan sektor pariwisata, UMKM, dan sektor lainnya. Dengan demikian, perekonomian Buleleng dapat benar-benar berkembang. Kami juga memberikan tempat, ruang, dan fasilitas kepada para musisi agar talenta baru dapat muncul di masa depan,” jelasnya.

Selaku Penjabat Bupati yang juga Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Bali, Lihadnyana memberikan tantangan kepada para musisi untuk segera menyusun struktur organisasi Gabungan Musisi Buleleng. Ini termasuk membuat program yang dapat memajukan musisi-musisi di Buleleng. Ia juga memiliki ide untuk membuat pencarian bakat seperti Indonesian Idol di Buleleng. Ide ini muncul karena pada dasarnya musisi yang hebat adalah musisi yang memiliki banyak pengikut dan banyak yang mendengarkan karyanya.

Baca Juga  SISHIS: Langkah Strategis Pengawasan Kesehatan Digital di Bali

“Seorang musisi mungkin hebat, tapi jika tidak ada yang mendengarkan, sama saja. Oleh karena itu, kami akan membuat semacam Indonesian Idol khusus untuk Buleleng. Pemenangnya akan ditentukan berdasarkan dukungan yang diterima di media sosial, misalnya. Penghargaan akan diberikan kepada mereka yang mendapatkan dukungan terbanyak,” ucap Lihadnyana.

Di sisi lain, salah satu perwakilan musisi bernama Gana sangat mendukung inisiatif Pemkab Buleleng untuk memberikan ruang dan fasilitas kepada para musisi. Ini akan memberikan semangat baru bagi musisi, terutama bagi mereka yang baru memulai. Hal ini akan meningkatkan jam terbang dan pengalaman mereka di atas panggung. Oleh karena itu, Gana mengusulkan agar diadakan Pekan Seni Buleleng setiap minggu.

Baca Juga  Penjabat Bupati Buleleng Berbagi Berkah di Hari Suci Galungan

“Tidak hanya bagi musisi, tapi juga bagi seniman lainnya. Selain itu, ini juga dapat mendukung sektor UMKM. Masyarakat juga akan mendapatkan hiburan setiap minggunya,” ungkapnya.

Terkait dengan penyusunan struktur organisasi Gabungan Musisi Buleleng, Gana, yang merupakan alumni Indonesian Idol tahun 2007, menyatakan bahwa para musisi akan segera berkumpul. Hal ini juga melibatkan seniman-seniman lainnya. Seniman juga akan diikutsertakan dalam struktur organisasi untuk menghindari terjadinya rasa cemburu.

“Para musisi yang lain juga sudah siap. Kami akan melibatkan seniman modern maupun seniman tradisional. Kami akan mendengarkan masukan dari mereka. Kami berusaha yang terbaik. Tujuannya adalah positif. Jika semua orang memiliki sikap yang positif, hasilnya pasti akan baik,” kata Gana. (gatra)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments