<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pengerupukan Arsip - GATRABALI.COM</title>
	<atom:link href="https://gatrabali.com/tag/pengerupukan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gatrabali.com/tag/pengerupukan/</link>
	<description>Media Online Inspirasi Bali</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 Mar 2025 10:51:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://gatrabali.com/wp-content/uploads/2023/12/cropped-Gatra-Bali-final-logo-aksara-abu.png</url>
	<title>Pengerupukan Arsip - GATRABALI.COM</title>
	<link>https://gatrabali.com/tag/pengerupukan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bupati Badung Buka Lomba Ogoh-Ogoh Desa Pecatu</title>
		<link>https://gatrabali.com/bupati-badung-buka-lomba-ogoh-ogoh-desa-pecatu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gatrabali2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2025 10:51:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Pecatu]]></category>
		<category><![CDATA[Nyepi]]></category>
		<category><![CDATA[ogoh-ogoh]]></category>
		<category><![CDATA[Pengerupukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gatrabali.com/?p=21282</guid>

					<description><![CDATA[<p>GATRABALI.COM, BADUNG &#8211; Pasikian Yowana Desa Adat Pecatu saat pengerupukan menggelar Dresta Langu dirangkaikan dengan lomba ogoh-ogoh yang dilaksanakan di Lapangan Kuru Setra Desa Adat Pecatu, Jumat, 28 Maret 2025. Lomba diikuti oleh Sekaa Teruna yang ada di setiap Banjar se-Desa Adat Pecatu dalam upaya menggali potensi seni yang ada di desa setempat. Lomba ini [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://gatrabali.com/bupati-badung-buka-lomba-ogoh-ogoh-desa-pecatu/">Bupati Badung Buka Lomba Ogoh-Ogoh Desa Pecatu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://gatrabali.com">GATRABALI.COM</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><a href="http://GATRABALI.COM">GATRABALI.COM</a>, <strong>BADUNG</strong> &#8211; Pasikian Yowana Desa Adat Pecatu saat pengerupukan menggelar Dresta Langu dirangkaikan dengan <a href="https://gatrabali.com/meriah-jimbaran-culture-festival-2025-angkat-kreativitas-generasi-muda-lewat-lomba-ogoh-ogoh/">lomba ogoh-ogoh</a> yang dilaksanakan di Lapangan Kuru Setra Desa Adat Pecatu, Jumat, 28 Maret 2025.</p>
<p style="text-align: justify">Lomba diikuti oleh Sekaa Teruna yang ada di setiap Banjar se-Desa Adat Pecatu dalam upaya menggali potensi seni yang ada di desa setempat.</p>
<p style="text-align: justify">Lomba ini dibuka secara resmi oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa yang dengan ditandai pemukulan gong. Turut mendampingi anggota DPRD Badung yang juga Bendesa Adat Pecatu Made Sumerta, anggota DPRD Tomy Martana Putra, Camat Kuta Selatan Ketut Gede Arta, Perbekel Pecatu Made Karyana Yadnya, serta tokoh masyarakat yang juga mantan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa beserta undangan lainnya. Pada kesempatan itu Bupati Badung menyerahkan bantuan dana motivasi sebesar Rp 100 juta yang diterima Ketua Panitia.</p>
<p style="text-align: justify">&#8220;Saya merasa kaget karena sangat berbeda dengan apa yang dilakukan di Puspem saat parade ogoh-ogoh. Saya harus jujur sampaikan mungkin Yowana Pecatu belajar dari pelaksanaan lomba ogoh-ogoh di Puspem Badung, sehingga persiapannya sangat luar biasa dan saya minta kepada Jro Bendesa Adat dan Yowana kedepan agar memikirkan tempat atraksi ini, karena akan pasti banyak debu berhamburan, bila perlu siapkan karpet sintetis,&#8221; ujar <a href="https://gatrabali.com/bupati-badung-salurkan-bantuan-rp-2-juta-per-kk-jelang-idul-fitri/">Bupati Adi Arnawa</a> saat memasuki Lapangan Kuru Setra.</p>
<p style="text-align: justify">Sementara Ketua Panitia Lomba Putu Candra Riantama mengatakan, berangkat dari semangat masikian, kegiatan Dresta Lango Desa Adat Pecatu yang pertama digagas bersama seluruh komponen Desa Adat Pecatu khususnya seluruh Sekaa Teruna di Desa Adat Pecatu yang ingin mencetuskan sebuah wadah sebagai tempat aktivitas untuk menjaga dan merawat warisan tradisi adat dan budaya yang bisa dinikmati oleh masyarakat dan wisatawan domestik dan mancanegara.</p>
<p style="text-align: justify">&#8220;Adapun kegiatan lomba Ogoh-ogoh Drestalangu Desa Adat Pecatu diikuti oleh 2 peserta ogoh-ogoh eksibisi, 13 peserta ogoh ogoh kategori umum, 3 peserta ogoh-ogoh dan fragmen tari, yang sekaligus ikut pembuatan video dari 16 peserta lomba. Pada hari minggu akan ada lomba pembuatan tapel ogoh-ogoh dengan jumlah peserta 19 peserta dari seluruh Bali, memahat uang 10 peserta, lomba tari dan tabuh rejang renteng dari ibu-ibu WHDI Desa Pecatu dan Tari Puspawresti dari anak-anak SD. Diharapkan melalui kegiatan ini akan memberikan dampak positif pada generasi muda Desa Pecatu, dan semoga kegiatan bisa berjalan lancar dengan semangat kekeluargaan dan suka cita,&#8221; ucapnya.(<em><strong>gus/gb</strong></em>)</p>
<p>Artikel <a href="https://gatrabali.com/bupati-badung-buka-lomba-ogoh-ogoh-desa-pecatu/">Bupati Badung Buka Lomba Ogoh-Ogoh Desa Pecatu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://gatrabali.com">GATRABALI.COM</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meriah! Jimbaran Culture Festival 2025 Angkat Kreativitas Generasi Muda Lewat Lomba Ogoh-Ogoh</title>
		<link>https://gatrabali.com/meriah-jimbaran-culture-festival-2025-angkat-kreativitas-generasi-muda-lewat-lomba-ogoh-ogoh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gatrabali2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2025 10:34:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Jimbaran Culture Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Nyepi]]></category>
		<category><![CDATA[ogoh-ogoh]]></category>
		<category><![CDATA[Pengerupukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gatrabali.com/?p=21279</guid>

					<description><![CDATA[<p>GATRABALI.COM, BADUNG &#8211; Bupati Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Jimbaran Culture Festival 2025 yang diselenggarakan oleh Desa Adat Jimbaran yang berkolaborasi dengan Sabha Yowana Jimbaran, berlangsung di Catus Pata, Perempatan Pasar Desa Adat Jimbaran, Kuta Selatan, Jumat, 28 Maret 2025. Festival tersebut diselenggarakan bertepatan dengan Hari Pengerupukan atau sehari sebelum [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://gatrabali.com/meriah-jimbaran-culture-festival-2025-angkat-kreativitas-generasi-muda-lewat-lomba-ogoh-ogoh/">Meriah! Jimbaran Culture Festival 2025 Angkat Kreativitas Generasi Muda Lewat Lomba Ogoh-Ogoh</a> pertama kali tampil pada <a href="https://gatrabali.com">GATRABALI.COM</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><a href="http://GATRABALI.COM">GATRABALI.COM</a>, <strong>BADUNG</strong> &#8211; Bupati Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Jimbaran Culture Festival 2025 yang diselenggarakan oleh Desa Adat Jimbaran yang berkolaborasi dengan Sabha Yowana Jimbaran, berlangsung di Catus Pata, Perempatan Pasar Desa Adat Jimbaran, Kuta Selatan, Jumat, 28 Maret 2025.</p>
<p style="text-align: justify">Festival tersebut diselenggarakan bertepatan dengan Hari Pengerupukan atau sehari sebelum Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1947, yang ditandai dengan menyalakan obor oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa sebagai simbol dimulainya kegiatan Jimbaran Culture Festival 2025.</p>
<p style="text-align: justify">Jimbaran Culture Festival kali ini menghadirkan acara budaya Mage Gebog dan Lomba Ogoh-Ogoh Desa Adat Jimbaran Tahun Caka 1947 yang diikuti 13 <a href="https://gatrabali.com/walikota-jaya-negara-dampingi-wagub-giri-prasta-apresiasi-kreativitas-ogoh-ogoh-di-denpasar/">Ogoh-Ogoh</a> hasil karya Sekaa Teruna Teruni se-Desa Adat Jimbaran. Selain sebagai ajang perlombaan, Parade Ogoh-Ogoh menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas mereka. Setiap banjar menampilkan karya terbaik dengan mengusung konsep yang mendalam, baik berdasarkan mitologi Hindu maupun fenomena sosial yang berkembang. Melalui festival, nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan solidaritas semakin diperkuat, sejalan dengan filosofi Tri Hita Karana yang menekankan keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam.</p>
<p style="text-align: justify">Dalam sambutannya, Bupati Wayan Adi Arnawa, menyampaikan rasa bangga dan kebahagiaannya dapat hadir serta meresmikan Jimbaran Culture Festival. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama festival berlangsung.</p>
<p style="text-align: justify">&#8220;Atas nama Pemerintah Kabupaten Badung, saya mengapresiasi penyelenggaraan festival ini sebagai bagian dari upaya menggali dan mengembangkan potensi seni serta kreativitas yang ada di desa ini. Bagaimanapun juga, melalui perlombaan ini kita harus tetap menjaga keamanan dan ketertiban bersama agar acara ini dapat berjalan dengan baik,&#8221; ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify">Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pelestarian budaya, <a href="https://gatrabali.com/bupati-badung-salurkan-bantuan-rp-2-juta-per-kk-jelang-idul-fitri/">Bupati Adi Arnawa</a> membantu dana untuk motivasi sebesar Rp 50 juta. Selain itu, setiap Sekaa Teruna yang berpartisipasi dalam Lomba dan Parade Ogoh-Ogoh diberikan bantuan sebesar Rp 2 juta sebagai bentuk apresiasi terhadap keterlibatan generasi muda dalam menjaga tradisi ini.</p>
<p style="text-align: justify">Bendesa Adat Jimbaran, I Gusti Made Rai Dirga, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Badung beserta jajaran pemerintah daerah serta para tokoh masyarakat Jimbaran yang turut berpartisipasi dalam pembukaan Jimbaran Culture Festival. Ia berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi kontribusi dalam menjaga dan memperkokoh warisan budaya Bali.</p>
<p style="text-align: justify">Acara ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Badung I Made Sudira, Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Arta, Lurah Jimbaran I Wayan Kardiyasa, Tripika Kuta Selatan, Bendesa Adat Jimbaran I Gusti Made Rai Dirga, serta Kelian Adat dan Dinas se-Desa Adat Jimbaran.(<em><strong>gus/gb</strong></em>)</p>
<p>Artikel <a href="https://gatrabali.com/meriah-jimbaran-culture-festival-2025-angkat-kreativitas-generasi-muda-lewat-lomba-ogoh-ogoh/">Meriah! Jimbaran Culture Festival 2025 Angkat Kreativitas Generasi Muda Lewat Lomba Ogoh-Ogoh</a> pertama kali tampil pada <a href="https://gatrabali.com">GATRABALI.COM</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Walikota Jaya Negara Dampingi Wagub Giri Prasta Apresiasi Kreativitas Ogoh-Ogoh di Denpasar</title>
		<link>https://gatrabali.com/walikota-jaya-negara-dampingi-wagub-giri-prasta-apresiasi-kreativitas-ogoh-ogoh-di-denpasar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gatrabali2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Mar 2025 05:11:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Nyepi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengerupukan]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gatrabali.com/?p=21260</guid>

					<description><![CDATA[<p>GATRABALI.COM, DENPASAR &#8211; Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mendampingi Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta dalam kunjungan peninjauan ogoh-ogoh karya Sekaa Teruna Teruni (STT) di Kota Denpasar pada Kamis, 27 Maret 2025 malam. Beberapa karya yang turut dikunjungi dalam kesempatan tersebut adalah ogoh-ogoh hasil kreasi ST. Yowana Saka Bhuwana, Banjar Taensiat, serta [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://gatrabali.com/walikota-jaya-negara-dampingi-wagub-giri-prasta-apresiasi-kreativitas-ogoh-ogoh-di-denpasar/">Walikota Jaya Negara Dampingi Wagub Giri Prasta Apresiasi Kreativitas Ogoh-Ogoh di Denpasar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://gatrabali.com">GATRABALI.COM</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><a href="http://GATRABALI.COM">GATRABALI.COM</a>, <strong>DENPASAR</strong> &#8211; Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mendampingi Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta dalam kunjungan peninjauan ogoh-ogoh karya Sekaa Teruna Teruni (STT) di Kota Denpasar pada Kamis, 27 Maret 2025 malam.</p>
<p style="text-align: justify">Beberapa karya yang turut dikunjungi dalam kesempatan tersebut adalah <a href="https://gatrabali.com/20-unit-siap-dibantu-tahun-2025-walikota-denpasar-dorong-program-bedah-rumah/">ogoh-ogoh</a> hasil kreasi ST. Yowana Saka Bhuwana, Banjar Taensiat, serta ST. Gemeh Indah, Banjar Gemeh Denpasar.</p>
<p style="text-align: justify">Setibanya di lokasi, keduanya tampak akrab berbincang dengan para undagi serta anggota STT yang sedang menyelesaikan pengerjaan ogoh-ogoh. Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian budaya dan tradisi Bali. Selain itu, ajakan untuk menggunakan alat musik bercirikan budaya Bali juga turut disampaikan.</p>
<p style="text-align: justify">Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menyampaikan apresiasi atas kreativitas pemuda Bali, khususnya di Kota Denpasar, dalam menciptakan karya ogoh-ogoh yang luar biasa. Ia menekankan bahwa kemajuan Denpasar harus tetap berpijak pada tradisi dan budaya.</p>
<p style="text-align: justify">&#8220;Saya kira karya semua STT se-Bali sangat luar biasa, kreatif, dan inovatif. Ini menjadi bukti bahwa seni terus berkembang dan menemukan jati dirinya. Denpasar boleh maju, tetapi tetap harus teguh dalam budaya,&#8221; ujar Giri Prasta.</p>
<p style="text-align: justify">Hal senada diungkapkan Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara. Ia menegaskan bahwa Denpasar sebagai kota berbasis budaya terus mendukung penguatan serta pemajuan kebudayaan. Ogoh-ogoh, yang memiliki keterkaitan erat dengan Hari Suci Nyepi, merupakan identitas budaya yang harus tetap dilestarikan.</p>
<p style="text-align: justify">&#8220;Kami berharap karya ogoh-ogoh terus berkembang dan menjadi pemantik pariwisata budaya, yang tentunya tetap teguh dengan pakem-pakem tradisi serta menggunakan piranti budaya bercirikan kesenian Bali,&#8221; ujar Jaya Negara.</p>
<p style="text-align: justify">Kunjungan ini semakin mempertegas komitmen pemerintah dalam menjaga dan mengembangkan seni serta budaya Bali agar tetap lestari di tengah modernisasi yang terus berkembang.(<em><strong>gus/gb</strong></em>)</p>
<p>Artikel <a href="https://gatrabali.com/walikota-jaya-negara-dampingi-wagub-giri-prasta-apresiasi-kreativitas-ogoh-ogoh-di-denpasar/">Walikota Jaya Negara Dampingi Wagub Giri Prasta Apresiasi Kreativitas Ogoh-Ogoh di Denpasar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://gatrabali.com">GATRABALI.COM</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketepatan Waktu vs Niat Suci: Menjawab Polemik Pengerupukan</title>
		<link>https://gatrabali.com/ketepatan-waktu-vs-niat-suci-menjawab-polemik-pengerupukan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gatrabali2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Mar 2025 12:38:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Jembrana]]></category>
		<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Nyepi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengerupukan]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gatrabali.com/?p=21200</guid>

					<description><![CDATA[<p>GATRABALI.COM, JEMBRANA &#8211; Dalam ajaran Hindu Bali, segala bentuk upacara didasarkan pada konsep keseimbangan dan yadnya (persembahan suci). Pengerupukan dan pengarakan ogoh-ogoh merupakan bagian dari upacara Tawur Kesanga, yang bertujuan untuk menyucikan bhuana agung dan bhuana alit dari pengaruh negatif buta kala. Menurut Ngah Edy tokoh muda dari Br Yeh Mekecir Jembrana sekaligus Pendiri Yayasan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://gatrabali.com/ketepatan-waktu-vs-niat-suci-menjawab-polemik-pengerupukan/">Ketepatan Waktu vs Niat Suci: Menjawab Polemik Pengerupukan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://gatrabali.com">GATRABALI.COM</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><a href="http://GATRABALI.COM">GATRABALI.COM</a>, <strong>JEMBRANA</strong> &#8211; Dalam ajaran Hindu Bali, segala bentuk upacara didasarkan pada konsep keseimbangan dan yadnya (persembahan suci). Pengerupukan dan pengarakan ogoh-ogoh merupakan bagian dari upacara Tawur Kesanga, yang bertujuan untuk menyucikan bhuana agung dan bhuana alit dari pengaruh negatif buta kala.</p>
<p style="text-align: justify">Menurut Ngah Edy tokoh muda dari Br Yeh Mekecir Jembrana sekaligus Pendiri Yayasan Janur Shakti / pemilik terapi Jnana Marga Bali, beberapa orang berpendapat bahwa jika pengarakan <a href="https://gatrabali.com/komang-gases-ogoh-ogoh-warisan-budaya-bali-dalam-dinamika-seni-dan-ritual/">ogoh-ogoh</a> dilakukan tidak pada waktu yang ditentukan, maka buta kala yang seharusnya &#8220;diberi makan&#8221; melalui banten caru tidak akan menerima persembahan sebagaimana mestinya. Dari sinilah muncul perumpamaan &#8220;mengundang buta kala tanpa memberi makan&#8221;, yang menggambarkan bahwa arwah atau energi negatif tetap dipanggil tetapi tanpa adanya ritual penyeimbang yang sesuai.</p>
<p style="text-align: justify">Namun, pandangan ini dapat diperdebatkan. Mengapa?</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Esensi Yadnya Lebih dari Sekadar Waktu</strong></p>
<p style="text-align: justify">Ditambahkan Ngah Edy, riitual dalam Hindu Bali tidak hanya soal ketepatan waktu, tetapi juga niat (tatwa) dan proses (upacara). Selama ritual tetap dilakukan dengan niat suci, sarana upakara lengkap, dan didasari pemahaman yang benar, maka maknanya tidak hilang meskipun waktunya berbeda dari yang biasa dilakukan.</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Buta Kala Bukan Hanya Soal &#8220;Diberi Makan&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: justify">Konsep buta kala bukan hanya entitas yang harus &#8220;diberi makan&#8221; agar tidak mengganggu, tetapi bagian dari siklus energi yang perlu diseimbangkan. Ritual pengerupukan, termasuk pengarakan ogoh-ogoh, bukan sekadar &#8220;memberi makan&#8221; tetapi juga sebagai simbol pengendalian diri manusia terhadap sifat rajas dan tamas (nafsu dan kebingungan).</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Tradisi Bersifat Dinamis</strong></p>
<p style="text-align: justify">Kalender Bali memang menentukan waktu terbaik untuk upacara, tetapi tradisi juga berkembang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify">&#8220;Jika suatu komunitas mengarak ogoh-ogoh di luar waktu yang umum dilakukan tetapi tetap melaksanakan ritual dengan benar, esensinya tetap bisa dipertahankan,&#8221;pungkas Ngah Edy.</p>
<p style="text-align: justify">Jadi, anggapan bahwa ketidaktepatan waktu otomatis berarti mengundang buta kala tanpa memberi makan tidak sepenuhnya mutlak. Yang lebih penting adalah bagaimana ritual itu dilakukan dengan kesadaran spiritual, bukan hanya soal waktu secara kaku.(<em><strong>dy/gb</strong></em>)</p>
<p>Artikel <a href="https://gatrabali.com/ketepatan-waktu-vs-niat-suci-menjawab-polemik-pengerupukan/">Ketepatan Waktu vs Niat Suci: Menjawab Polemik Pengerupukan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://gatrabali.com">GATRABALI.COM</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Forkopimcam Denpasar Timur Persiapkan Pengamanan dan Pelestarian Tradisi Nyepi 2025</title>
		<link>https://gatrabali.com/forkopimcam-denpasar-timur-persiapkan-pengamanan-dan-pelestarian-tradisi-nyepi-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gatrabali2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Feb 2025 08:31:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Catur Brata Penyepian]]></category>
		<category><![CDATA[ogoh-ogoh]]></category>
		<category><![CDATA[Pengerupukan]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Bali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gatrabali.com/?p=19045</guid>

					<description><![CDATA[<p>GATRABALI.COM, DENPASAR – Kecamatan Denpasar Timur (Dentim) menggelar Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) pada Selasa 4 Februari 2025 di Hongkong Garden Restaurant, Kesiman Kertalangu. Rapat ini membahas persiapan pengamanan untuk rangkaian Hari Raya Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1947, termasuk Pemelastian, Malam Pengerupukan, dan Catur Brata Penyepian, serta sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://gatrabali.com/forkopimcam-denpasar-timur-persiapkan-pengamanan-dan-pelestarian-tradisi-nyepi-2025/">Forkopimcam Denpasar Timur Persiapkan Pengamanan dan Pelestarian Tradisi Nyepi 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://gatrabali.com">GATRABALI.COM</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><a href="http://gatrabali.com/">GATRABALI.COM</a>, <strong>DENPASAR</strong> – Kecamatan <a href="https://gatrabali.com/demi-lingkungan-pemprov-bali-mulai-terapkan-aturan-bawa-tumbler-di-semua-perangkat-daerah/">Denpasar</a> Timur (Dentim) menggelar Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) pada Selasa 4 Februari 2025 di Hongkong Garden Restaurant, Kesiman Kertalangu.</p>
<p style="text-align: justify">Rapat ini membahas persiapan pengamanan untuk rangkaian Hari Raya Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1947, termasuk Pemelastian, Malam Pengerupukan, dan Catur Brata Penyepian, serta sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2024 tentang Pelestarian Ogoh-Ogoh.</p>
<p style="text-align: justify">Rapat dibuka oleh Camat <a href="https://gatrabali.com/parade-nusantara-festival-imlek-2025-meriahkan-kota-denpasar/">Denpasar</a> Timur, Ketut Sri Karyawati, S.KM., M.Kes, dan melibatkan narasumber dari Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Denpasar. Beberapa narasumber yang hadir adalah Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Drs. Raka Purwantara, M.A.P, Kepala Bagian Hukum Setda Kota Denpasar, Komang Lestari Kusuma Dewi, S.H., M.H, dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar.</p>
<p style="text-align: justify">Turut hadir dalam rapat tersebut, Kapolsek <a href="https://gatrabali.com/kelurahan-padangsambian-gencarkan-pengawasan-untuk-atasi-sampah-liar-di-jalan-mahendradata/">Denpasar</a> Timur Kompol I Ketut Tomiyasa, S.H., M.H, Danramil 1611-01 Denpasar Timur I Wayan Suara, serta Perbekel dan Lurah Se-Kecamatan Denpasar Timur, Jero Bendesa Adat Se-Kecamatan Dentim, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas dari seluruh Desa dan Kelurahan Se-Kecamatan Dentim.</p>
<p style="text-align: justify">Camat Ketut Sri Karyawati dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara berbagai instansi dalam mengamankan rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi. “Ini mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2024 yang mengatur tentang Pelestarian Ogoh-Ogoh, untuk memastikan pelaksanaan pembuatan, pawai, pengarakan, hingga lomba ogoh-ogoh berlangsung secara sistematis,” ujar Sri Karyawati.</p>
<p style="text-align: justify">Ia juga menyebutkan pentingnya pengaturan terkait penggunaan sound system saat pengarakan ogoh-ogoh agar tetap menghormati adat, budaya, dan tradisi Bali.</p>
<p style="text-align: justify">Forkopimcam Denpasar Timur berharap agar masyarakat dapat memberikan saran dan masukan untuk meningkatkan efektivitas pengamanan dan kelancaran pelaksanaan Nyepi. Camat Sri Karyawati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, serta melestarikan tradisi Bali guna menciptakan perayaan Nyepi yang aman, damai, dan bermakna.(<em><strong>gb</strong></em>)</p>
<p>Artikel <a href="https://gatrabali.com/forkopimcam-denpasar-timur-persiapkan-pengamanan-dan-pelestarian-tradisi-nyepi-2025/">Forkopimcam Denpasar Timur Persiapkan Pengamanan dan Pelestarian Tradisi Nyepi 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://gatrabali.com">GATRABALI.COM</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Hentikan Kegiatan House Music Saat Pengerupukan</title>
		<link>https://gatrabali.com/polisi-hentikan-kegiatan-house-music-saat-pengerupukan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gatrabali1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Mar 2024 01:46:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[nyepi 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Pengerupukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gatrabali.com/?p=7322</guid>

					<description><![CDATA[<p>GATRABALI.COM, DENPASAR &#8211; Sebagai tindak lanjut hasil rapat koordinasi Polresta Denpasar bersama Pemeritahan Kota Denpasar, FKUB dan Pecalang terkait larangan penggunaan sound system berukuran besar saat Pengerupukan, Polsek Denpasar Barat (Polsek Denbar) bersama Camat Denbar telah menghentikan kegiatan euforia menyambut malam pengerupukan dengan menyetel house music di sejumlah tempat, Minggu, (10/3/2024) siang. Kapolsek Denbar Komisaris [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://gatrabali.com/polisi-hentikan-kegiatan-house-music-saat-pengerupukan/">Polisi Hentikan Kegiatan House Music Saat Pengerupukan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://gatrabali.com">GATRABALI.COM</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://GATRABALI.COM">GATRABALI.COM</a>, <strong>DENPASAR</strong> &#8211; Sebagai tindak lanjut hasil rapat koordinasi Polresta Denpasar bersama Pemeritahan Kota Denpasar, FKUB dan Pecalang terkait larangan penggunaan sound system berukuran besar saat Pengerupukan, Polsek Denpasar Barat (Polsek Denbar) bersama Camat Denbar telah menghentikan kegiatan euforia menyambut malam pengerupukan dengan menyetel house music di sejumlah tempat, Minggu, (10/3/2024) siang.</p>
<p style="text-align: justify;">Kapolsek Denbar Komisaris Polisi I Gusti Agung Made Ari Herawan, bersama Camat Denbar Ida Bagus Made Purwanasara, Lurah Padangsambian I Ketut Artika, Kanit Binmas AKP I Wayan Budiartana, dan Bhabinkamtibmas mendatangi jalan Gunung Agung dan jalan Gunung Gede Denpasar untuk menghentikan kegiatan para yowana telah mempersiapkan sound system berukuran besar.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Upaya ini merupakan tindak lanjut perintah bapak Kapolresta Denpasar Kombes Pol Wisnu Prabowo, sesuai hasil rakor bersama Pemkot dan instansi terkait langkah tegas terhadap rombongan Ogoh-ogoh yang diiringi sound system saat pengerupukan,&#8221; paparnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dirinya menambahkan, bersama bapak Camat Denbar dan Lurah Padangsambian telah menghimbau yowana yang menggunakan sound system berukuran besar untuk menghentikan kegiatan menyetel house music karena disamping menimbulkan kebisingan suara musik keras juga berdampak menjadi gangguan kamtibmas. (<strong><em>gun/gb</em></strong>)</p>
<p>Artikel <a href="https://gatrabali.com/polisi-hentikan-kegiatan-house-music-saat-pengerupukan/">Polisi Hentikan Kegiatan House Music Saat Pengerupukan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://gatrabali.com">GATRABALI.COM</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ribuan Masyarakat Ramaikan Parade Ogoh-ogoh di Kawasan Catur Muka Denpasar</title>
		<link>https://gatrabali.com/ribuan-masyarakat-ramaikan-parade-ogoh-ogoh-di-kawasan-catur-muka-denpasar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[superGtra]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Mar 2023 05:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Catur Muka Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[ogoh-ogoh]]></category>
		<category><![CDATA[Parade]]></category>
		<category><![CDATA[Pengerupukan]]></category>
		<category><![CDATA[Ribuan Masyarakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gatrabali.com/ribuan-masyarakat-ramaikan-parade-ogoh-ogoh-di-kawasan-catur-muka-denpasar/</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; GATRABALI.COM, DENPASAR &#8211; Ribuan masyarakat Kota Denpasar dan sekitarnya tumpah ruah memadati kawasan Catus Pata Catur Muka Denpasar. Kehadiran masyarakat ini adalah untuk menyaksikan parade Ogoh Ogoh serangkaian upacara Pengerupukan sehari menjelang Hari Raya Nyepi, Selasa 21 Maret 2023. Pelaksanaan Parade Ogoh Ogoh ini dipantau langsung Walikota Denpasar IGN. Jaya Negara, Kapolda Bali Irjen [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://gatrabali.com/ribuan-masyarakat-ramaikan-parade-ogoh-ogoh-di-kawasan-catur-muka-denpasar/">Ribuan Masyarakat Ramaikan Parade Ogoh-ogoh di Kawasan Catur Muka Denpasar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://gatrabali.com">GATRABALI.COM</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify"><a href="http://GATRABALI.COM">GATRABALI.COM</a>, <strong>DENPASAR</strong> &#8211; Ribuan masyarakat Kota Denpasar dan sekitarnya tumpah ruah memadati kawasan Catus Pata Catur Muka Denpasar.</p>
<p style="text-align:justify">Kehadiran masyarakat ini adalah untuk menyaksikan parade Ogoh Ogoh serangkaian upacara Pengerupukan sehari menjelang Hari Raya Nyepi, Selasa 21 Maret 2023.</p>
<p style="text-align:justify">Pelaksanaan Parade Ogoh Ogoh ini dipantau langsung Walikota Denpasar IGN. Jaya Negara, Kapolda Bali Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra, Wakapolda Bali Brigjen Pol Ketut Suardana, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, Sekda Kota Denpasar IB. Alit Wiradana, Ketua MDA Kota Denpasar AA. Ketut Sudiana serta sejumlah pejabat utama Polda Bali dari Kantor Walikota yang berdekatan dengan Catus Pata.</p>
<p style="text-align:justify">Setelah sempat ditiadakan selama 3 tahun karena pandemi Covid 19, parade ogoh Ogoh tahun ini betul betul menjadi moment kegiatan yang ditunggu ditunggu masyarakat Kota Denpasar.</p>
<p style="text-align:justify">Sejak sore masyarakat sudah memadati kawasan Catus Pata Catur Muka yang menjadi titik nol Kota Denpasar dan Pulau Bali ini Terlihat juga puluhan wisatawan asing juga ikut berdesakan menyaksikan parade Ogoh Ogoh ini.</p>
<p style="text-align:justify">Walikota Jaya Negara mengatakan walaupun tiga hari sebelumnya sudah digelar Kesanga Fest yang diisi dengan Parade Ogoh Ogoh terbaik Kota Denpasar, tidak menyurutnya warga Kota Denpasar untuk datang lagi menyaksikan parade Ogoh Ogoh saat malam pengerupukan.</p>
<p style="text-align:justify">&quot;Ini betul betul menyedot ribuan masyarakat&nbsp; untuk datang lagi menyaksikan parade Ogoh Ogoh yang diikut oleh Sekeha Teruna dan komunitas pemuda lainnya di wilayah Desa Adat Denpasar yang menampilkan berbagai jenis kreasi Ogoh Ogoh,&quot; kata Jaya Negara. Sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang hadir, Pemkot Denpasar juga menyiapkan Nasi Jinggo Dan Air Mineral Gratis kepada masyarakat.</p>
<p style="text-align:justify">Tampak Walikota Jaya Negara juga sibuk ikut membagi bagikan Nasi Jinggo dan Air Mineral kepada masyarakat yang kehausan.</p>
<p style="text-align:justify">Bahkan saking padatnya masyarakat yang menyaksikan parade ogoh ogoh beberapa orang yang pingsan karena berdesakan dan kepanasan.</p>
<p style="text-align:justify">Melihat kondisi ini Jaya Negara juga tampak ikut mengevakuasi dan membantu warga yg pingsan karena kelelahan dan kepanasan akibat berdesakan.</p>
<p style="text-align:justify">Beruntung Pemkot Denpasar sudah menyiapkan puluhan mobil ambil ambulan dan dokter serta petugas medis&nbsp; untuk melakukan pertolongan. Dirut RS Wangaya dokter AA Made Widiyasa juga ikut sibuk melakukan penanganan.&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify">Bahkan ruang tamu Walikota juga dijadikan tempat perawatan bagi korban yang pingsan.</p>
<p style="text-align:justify">Sementara petugas keamanan dari Polda Bali,&nbsp; Polresta Denpasar, TNI,&nbsp; Dishub Denpasar, dan Satpol PP Denpasar yang berkolaborasi dengan Pecalang dan Desa Adat menurunkan kekuatan penuh untuk mengawal pelaksana Ogoh Ogoh di Kota Denpasar.</p>
<p style="text-align:justify">Hampir semua Desa Adat di Kota Denpasar juga menggelar parade Ogoh Ogoh di wewidangan Desa Adat masing masing.</p>
<p style="text-align:justify">Sampai&nbsp; berakhirnya pelaksanan kegiatan&nbsp; parade Ogoh Ogoh dapat berjalan dengan tertib dan lancar. (<em><strong>gatra</strong></em>)</p>
<p>Artikel <a href="https://gatrabali.com/ribuan-masyarakat-ramaikan-parade-ogoh-ogoh-di-kawasan-catur-muka-denpasar/">Ribuan Masyarakat Ramaikan Parade Ogoh-ogoh di Kawasan Catur Muka Denpasar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://gatrabali.com">GATRABALI.COM</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kurangi Sampah saat Pengerupukan, Pemkot Denpasar Kerahkan Semua Armada dan Petugas Kebersihan</title>
		<link>https://gatrabali.com/kurangi-sampah-saat-pengerupukan-pemkot-denpasar-kerahkan-semua-armada-dan-petugas-kebersihan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[superGtra]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Mar 2023 04:51:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[DLHK]]></category>
		<category><![CDATA[ogoh-ogoh]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pengerupukan]]></category>
		<category><![CDATA[Petugas Kebersihan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gatrabali.com/kurangi-sampah-saat-pengerupukan-pemkot-denpasar-kerahkan-semua-armada-dan-petugas-kebersihan/</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; GATRABALI.COM, DENPASAR &#8211; Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengerahkan seluruh armada dan petugas kebersihan untuk membersihkan sampah yang tertinggal pasca serangkaian upacara Pengerupukan yang dilanjutkan dengan parade Ogoh Ogoh, pada Selasa 21 Maret 2023 malam, hingga subuh Rabu&#160; 22 Maret jam 5 pagi.&#160; Diperkirakan volume sampah mengalami peningkatan sekitar&#160; [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://gatrabali.com/kurangi-sampah-saat-pengerupukan-pemkot-denpasar-kerahkan-semua-armada-dan-petugas-kebersihan/">Kurangi Sampah saat Pengerupukan, Pemkot Denpasar Kerahkan Semua Armada dan Petugas Kebersihan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://gatrabali.com">GATRABALI.COM</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify"><a href="http://GATRABALI.COM">GATRABALI.COM</a>, <strong>DENPASAR</strong> &#8211; Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengerahkan seluruh armada dan petugas kebersihan untuk membersihkan sampah yang tertinggal pasca serangkaian upacara Pengerupukan yang dilanjutkan dengan parade Ogoh Ogoh, pada Selasa 21 Maret 2023 malam, hingga subuh Rabu&nbsp; 22 Maret jam 5 pagi.&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify">Diperkirakan volume sampah mengalami peningkatan sekitar&nbsp; 25% dari biasanya.&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify">Kabid Kebersihan DLHK Kota Denpasar, Ketut Adi Wiguna mengatakan, armada dan petugas yang dikerahkan, sengaja&nbsp; diupayakan agar saat pelaksanaan Catur Berata Penyepian, kondisi ruas jalanan di Denpasar sudah bersih.&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify">&quot;Peningkatan volume sampah ini diperkirakan 25% lebih banyak dari biasanya. Kami mengupayakan ruas jalanan sudah bersih saat pelaksanaan Catur Berata Penyepian. Jadi, untuk pembersihan ini, kami kerahkan semua armada dan petugas yang kami miliki di lapangan dan petugas harus ektra sampai pukul 05.00 pagi hari,&quot; jelasnya.</p>
<p style="text-align:justify">Adi Wiguna juga memaparkan, dari pantauan timnya, hampir seluruh sudut Kota Denpasar diwarnai dengan sampah sampah yang berserakan baik bekas botol minuman air mineral, pembungkus makanan maupun bekas Ogoh Ogoh yang ditinggalkan di jalanan.&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify">Untuk itu Adi Wiguna menghimbau, agar ke depannya para warga masyarakat memiliki kesadaran untuk membawa dan membuang sampah pada tempatnya.</p>
<p style="text-align:justify">Dia juga menekankan pada kelompok&nbsp; pemuda agar&nbsp; dapat membawa kembali Ogoh-Ogoh karyanya untuk dapat dimusnahkan (prelina) di setra Desa Adat masing-masing.&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify">&quot;Hari ini (Kamis, 23 Maret) kami juga mendampingi anggota Sekaa Teruna dari Banjar Batu Bintang Kelurahan Dauh Puri Kauh di Setra Badung untuk memprelina atau membakar ogoh ogohnya. Semoga ini bisa dicontoh oleh yang lainnya,&quot; pungkasnya. (<em><strong>gatra</strong></em>)</p>
<p>Artikel <a href="https://gatrabali.com/kurangi-sampah-saat-pengerupukan-pemkot-denpasar-kerahkan-semua-armada-dan-petugas-kebersihan/">Kurangi Sampah saat Pengerupukan, Pemkot Denpasar Kerahkan Semua Armada dan Petugas Kebersihan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://gatrabali.com">GATRABALI.COM</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 0/149 objects using Memcache
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching using Redis

Served from: gatrabali.com @ 2026-06-01 08:25:06 by W3 Total Cache
-->