spot_img
BerandaBaliTiga Hari Terombang-ambing di Laut, Tiga ABK Speed Boat BALIMAN Ditemukan Selamat...

Tiga Hari Terombang-ambing di Laut, Tiga ABK Speed Boat BALIMAN Ditemukan Selamat di Pantai Puger

GATRABALI.COM, DENPASAR – Setelah dilakukan pencarian selama lima hari, tiga orang yang merupakan kapten dan anak buah kapal (ABK) speed boat BALIMAN yang mengalami mati mesin di Perairan Manta Point, Nusa Penida, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.

Ketiganya ditemukan oleh warga nelayan dan kemudian dievakuasi ke Pantai Puger, Jawa Timur, pada Rabu (16/9/2026) malam.

Tiga orang tersebut yakni I Nyoman Budiana selaku kapten, serta dua ABK, Keristino Sahreza Avendi Da dan Niko Demios Landena. Sebelumnya, ketiganya dilaporkan hilang setelah speed boat yang mereka tumpangi mengalami mati mesin pada Sabtu (12/9/2026).

Sebelum kabar penemuan diterima, tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian secara intensif di sejumlah wilayah perairan yang diperkirakan menjadi jalur hanyut speed boat.

Baca Juga  Patroli Keliling di Lokasi Wisata Nusa Penida Kembali Dilakukan

Memasuki hari kelima operasi SAR pada Rabu (16/9/2026), tim kembali melakukan pencarian dengan mengerahkan RIB 02 Denpasar. Tim bertolak dari Pelabuhan Benoa sekitar pukul 08.00 Wita menuju area pencarian.

Dalam operasi tersebut, perwakilan keluarga korban juga ikut melakukan penyisiran bersama tim SAR Gabungan.

Area pencarian sebelumnya telah diplot berdasarkan perhitungan arah dan kecepatan angin serta arus laut. Perhitungan tersebut dilakukan untuk memperkirakan kemungkinan pergerakan korban maupun speed boat selama berada di laut.

Namun, hingga sore hari, pencarian yang dilakukan tim SAR Gabungan belum membuahkan hasil.

Upaya pencarian juga mendapat dukungan dari belasan perahu kelompok nelayan. Mereka turut melakukan penyisiran di sejumlah wilayah perairan guna membantu menemukan keberadaan ketiga korban.

Baca Juga  Terseret Arus di Pantai Diamond, Wisatawan Pemuda Medan Berujung Tragis

Selain itu, koordinasi dengan VTS Benoa terus dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai pergerakan kapal yang melintas di sekitar area pencarian.

Kondisi cuaca dan laut menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian. Berdasarkan laporan tim SAR di lapangan, ketinggian gelombang laut saat pencarian berkisar antara 2 hingga 4 meter.

Operasi SAR kemudian terus dikoordinasikan hingga akhirnya pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 21.06 Wita, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi mengenai keberadaan ketiga korban.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar Nyoman Sidakarya mengatakan, informasi tersebut disampaikan oleh rekan korban.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Lantik 156 Pejabat, Perkuat Birokrasi Profesional dan Pelayanan Publik di Badung

“Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi dari rekan korban bahwa speed boat beserta ketiga korban telah berhasil dievakuasi oleh warga nelayan ke Pantai Puger, Jawa Timur,” kata Nyoman Sidakarya dalam keterangan tertulisnya di Denpasar.

Dengan ditemukannya ketiga korban dalam kondisi selamat, pencarian yang sebelumnya dilakukan tim SAR Gabungan akhirnya membuahkan hasil. Ketiga korban selanjutnya mendapatkan penanganan setelah dievakuasi ke Pantai Puger, Jawa Timur.

Catatan: Saya mempertahankan tanggal kejadian 12–16 September 2026 dari data yang diberikan. Namun, pada bagian akhir terdapat ketidaksesuaian tanggal keterangan tertulis yang disebut Kamis (7/9/2026), karena 7 September 2026 bukan Kamis. Seharusnya tanggal tersebut perlu dikonfirmasi sebelum berita dipublikasikan. (gun/gatrabali)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments