spot_img
BerandaBaliWawali Denpasar Hadiri Penutupan Lomba Bapang Barong dan Tari Condong, Dukung Pelestarian...

Wawali Denpasar Hadiri Penutupan Lomba Bapang Barong dan Tari Condong, Dukung Pelestarian Seni Bali

GATRABALI.COM, DENPASAR – Antusiasme generasi muda terhadap kesenian tradisional Bali kembali terlihat dalam perhelatan Lomba Bapang Barong, Mekendang Tunggal, dan Tari Condong yang diselenggarakan oleh Yowana Desa Adat Peguyangan.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 12–13 April 2025, ini resmi ditutup pada Minggu, 13 April 2025 malam oleh Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa.

Kegiatan penutupan digelar meriah di Wantilan Desa Adat Peguyangan dan sekaligus dirangkaikan dengan perayaan HUT ke-2 Yowana Desa Adat Peguyangan yang ditandai dengan pemotongan tumpeng.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Anggota DPRD Bali Anak Agung Paramita Dewi, Anggota DPRD Kota Denpasar Wayan Sutama, Camat Denpasar Utara I Wayan Yusswara, Lurah Peguyangan I Gede Sudi Arcana, serta sejumlah tokoh adat dan masyarakat setempat.

Baca Juga  Pujawali ke-XIX di Gunung Salak, Wawali Arya Wibawa Ajak Implementasikan Tri Hita Karana

Wawali Arya Wibawa dalam sambutannya menyatakan kebanggaannya terhadap generasi muda yang menunjukkan minat tinggi terhadap kesenian sakral Bali. Ia menilai bahwa kemampuan anak muda dalam memainkan kendang, bapang barong, dan tari condong menjadi bukti bahwa warisan budaya Bali tetap hidup dan berkembang di tengah modernisasi.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tapi juga menjadi ruang pembinaan dan pelestarian seni tradisi. Generasi muda kita mampu menampilkan teknik dan kreativitas yang luar biasa. Ini tentu menjadi bekal penting untuk menjaga kelangsungan kesenian barong di Denpasar dan Bali pada umumnya,” jelasnya.

Baca Juga  Jelang Nataru 2024, Pj Gubernur Bali Kunjungi Pasar Murah

Arya Wibawa juga berharap ajang seperti ini bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga mampu mencetak bibit-bibit seniman muda yang kelak berkontribusi dalam even-even budaya besar seperti Pesta Kesenian Bali (PKB).

Sementara itu, Ketua Panitia Anak Agung Rai Lanang Adi Wiranata menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini.

Ia menyebut, lomba tahun ini diikuti secara antusias oleh peserta dari berbagai kabupaten di Bali, dengan total 17 penampilan untuk lomba Bapang Barong dan Mekendang Tunggal, serta 16 peserta untuk Tari Condong.

Baca Juga  WHDI Kota Denpasar Latih Ibu-Ibu Banjar Ketapian Kelod Pembuatan Banten Otonan Tumpeng Pitu

“Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh pihak, terutama Pemerintah Kota Denpasar yang sudah mendukung dan hadir langsung. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus melestarikan tradisi seni di kalangan Yowana,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa regenerasi pelaku seni tradisional di Bali terus berjalan, dengan semangat dan kreativitas tinggi dari generasi muda.(gus/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments