spot_img
BerandaAgamaWujudkan Bhakti Niskala, Bupati Jembrana Pimpin Upacara Suci di Pura Besakih

Wujudkan Bhakti Niskala, Bupati Jembrana Pimpin Upacara Suci di Pura Besakih

GATRABALI.COM, JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana menggelar upacara suci melaspas lan mecaru di Pura Pesimpangan Besakih, Selasa, 8 April 2025, bertepatan dengan Anggara Kasih Julungwangi yang juga merupakan puncak karya piodalan di pura tersebut.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata bhakti pemerintah daerah dalam menjaga kesucian dan keharmonisan spiritual lingkungan pura yang merupakan amongan Pemkab Jembrana.

Prosesi upacara dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putra Talikup dari Griya Kawulu Biau, Banjar Gunung Biau, Desa Muncan. Dengan diiringi banten bebangkit dan caru panca sata, rangkaian upacara bertujuan untuk menyucikan lingkungan serta menetralisir unsur leteh, sekaligus memohon kerahayuan jagat agar seluruh aspek kehidupan berjalan harmonis.

Baca Juga  157 Pembalap Serbu BMX Drag Race Jembrana, Bupati Kembang Ajak Anak Muda Tinggalkan Balap Liar

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan hadir langsung dalam upacara tersebut, didampingi oleh Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna, Sekda I Made Budiasa, dan jajaran kepala OPD serta staf Pemkab Jembrana.

“Pura Pesimpangan Besakih adalah salah satu dari dua pura di Besakih yang menjadi tanggung jawab kita. Sebagai pangempon, sudah menjadi kewajiban bagi kami di Pemkab Jembrana untuk ikut ngayah dan ngaturang bhakti setiap pujawali,” ujar Bupati Kembang.

Baca Juga  Berkantor di RSU Negara, Bupati Kembang Siapkan Solusi untuk Pelayanan Lebih Baik

Lebih lanjut, Bupati Kembang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus permohonan agar seluruh roda pemerintahan di Jembrana berjalan dengan baik.

“Yadnya ini adalah upaya menjaga keseimbangan antara aspek sekala dan niskala dalam pembangunan. Kami memohon restu kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar aktivitas pemerintahan selalu diberkati dan dilindungi,” tambahnya.

Baca Juga  Bupati Tabanan Dorong Pelestarian Budaya Lewat Kejurda Pencak Silat

Upacara ini menjadi simbol penting keterikatan spiritual pemerintah daerah dengan nilai-nilai adat, agama, dan budaya Bali yang terus dijaga dan dilestarikan.(gus/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments