spot_img
BerandaBaliBadung364 Pesilat Bali Bertarung di Bhakti Negara Cup I 2026, Bupati Badung...

364 Pesilat Bali Bertarung di Bhakti Negara Cup I 2026, Bupati Badung Mulai Bidik Tim Porprov dan PON

GATRABALI.COM, MANGUPURA – GOR Purna Krida, Kerobokan, Kuta Utara, menjadi lokasi pembukaan Kejuaraan Pencak Silat PSPS Bhakti Negara Cup I Tahun 2026, Jumat (4/9/2026).

Kejuaraan regional tersebut dibuka oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa yang juga dipercaya memimpin Pengprov IPSI Bali. Mengangkat tema “Berjiwa Pendekar Sejati”, ajang ini diharapkan dapat menjadi sarana mengukur kemampuan para pesilat sekaligus memperkuat pembinaan atlet agar berlangsung secara terarah dan berkelanjutan.

Seremoni pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Adi Arnawa, didampingi Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, dan Wakil Bupati Badung sekaligus Ketua Lembaga Dewan Pendekar Pusat PSPS Bhakti Negara, Bagus Alit Sucipta. Acara ini juga dihadiri oleh anggota DPD RI I Komang Merta Jiwa, jajaran Anggota DPRD Badung, perwakilan KONI Badung, Pengprov IPSI Bali, Camat Kuta Utara, serta Lurah Kerobokan.

Baca Juga  Badung Siapkan Beasiswa Penuh S1 untuk Anak Petani

Kejuaraan yang akan berlangsung selama lima hari (4-8 September 2026) ini diikuti oleh 364 pesilat muda dari kontingen DPC PSPS Bhakti Negara seluruh Kabupaten/Kota se-Bali. Para atlet akan saling bersaing di kategori Remaja dan Dewasa demi memperebutkan total 41 medali emas, 41 perak, dan 82 perunggu.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi kepada DPC PSPS Bhakti Negara Badung atas komitmennya menyelenggarakan turnamen level provinsi ini. Ia menegaskan bahwa kejuaraan ini memegang peran taktis yang lebih besar daripada sekadar berburu podium juara.

Baca Juga  40 Karyawan FIFGROUP Tabanan Ikuti Edukasi Safety Riding, Astra Motor Bali Tekankan #Cari_Aman

“Kejuaraan ini merupakan langkah taktis dalam ruang lingkup keolahragaan. Kita tidak hanya mencari pemenang, tetapi menjadikannya sebagai sarana evaluasi kualitatif terhadap pola latihan yang selama ini diterapkan di masing-masing DPC,” ujarnya.

Lebih lanjut, Adi Arnawa mengingatkan para atlet untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas dan integritas di atas matras. Kepatuhan pada regulasi dan penghormatan terhadap lawan adalah esensi dari kemenangan sejati. Turnamen ini juga dibidik sebagai batu loncatan strategis menuju kompetisi yang lebih masif.

“Sportifitas berada pada tingkatan tertinggi dalam tata kelola event olahraga. Kejuaraan ini diproyeksikan sebagai media pra-conditioning atau pemanasan bagi atlet, sekaligus untuk membentuk tim bayangan guna menghadapi kejuaraan bereputasi seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali di Buleleng maupun Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB-NTT,” tegasnya.

Baca Juga  Lindungi Lahan Pertanian, Bupati Badung Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Pembangunan

Disisi lain, Ketua DPC PSPS Bhakti Negara Kabupaten Badung, Ketut Artana, dalam laporan panitianya memaparkan bahwa kejuaraan ini dirancang secara terstruktur guna menjaring potensi terbaik di kategori tanding maupun seni (jurus). Melalui kompetisi ketat ini, Bali diharapkan mampu melahirkan generasi pesilat tangguh dan berkarakter yang siap bersinar di panggung nasional hingga internasional.(nov/gatrabali)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments