GATRABALI.COM, BULELENG – Warga Kecamatan Busungbiu, Buleleng, dengan tegas menyatakan bahwa figur pemimpin visioner Wayan Koster masih menjadi pilihan utama mereka.
Hal ini disampaikan oleh para tokoh adat setempat dalam Kampanye Terbuka putaran pertama pasangan calon Gubernur Bali nomor urut 2, Wayan Koster dan Wakil Gubernur Giri Prasta (Koster-Giri), yang berlangsung pada Minggu, 29 September 2024.
Kampanye tersebut mengusung tema “Nindihin Gumi Bali dengan Nangun Sat Kerthi Loka Bali” dan dihadiri oleh ribuan warga Busungbiu, bersama calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng nomor urut 2, Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna (Joss24). Turut hadir juga para pengurus PDI-P Bali dan Buleleng, anggota DPRD Bali, relawan, serta partai pendukung.
Dalam kesempatan itu, Nyoman Suija, Bendesa Adat Busungbiu, menyampaikan rasa syukur bisa kembali bertemu dengan Koster-Giri serta pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng. Ia menyebut kepemimpinan Koster selama periode 2018-2023 telah banyak memberi manfaat, terutama melalui Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat yang melindungi adat istiadat Bali.
“Kami sudah merasakan bantuan dari Pak Gubernur Koster sejak 2018. Kami tetap menjalankan program-program beliau hingga saat ini. Bagi kami, Pak Wayan Koster belum tergantikan, karena adat Bali semakin terlindungi,” kata Suija.
Nyoman Astawa, tokoh adat lainnya, juga menyampaikan rasa terima kasih atas berbagai program yang dirancang oleh Koster, yang menurutnya telah menyentuh langsung masyarakat desa adat. Ia menyoroti program-program seperti ngaben massal yang sangat membantu warga.
“Kami sangat utamakan Pak Wayan Koster. Program-programnya benar-benar menyentuh desa adat seperti ngaben massal, dan kami berterima kasih untuk itu. Kami siap memenangkan Koster-Giri dan Sutjidra-Supriatna,” ujar Astawa.
Perda Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat memberikan pengakuan formal terhadap kedudukan desa adat sebagai subjek hukum dalam struktur pemerintahan Bali. Perda ini juga menjamin otonomi desa adat dalam mengatur dan mengurus wilayahnya sesuai dengan kearifan lokal Sad Kerthi Loka Bali.
Kampanye Terbuka ini juga dimeriahkan oleh penampilan grup musik Mr Botax dan Bagus Wirata, yang turut memeriahkan acara dengan membaur bersama para calon pemimpin dan masyarakat. Bahkan, Cawagub Giri Prasta turut berduet dengan Bagus Wirata menyanyikan lagu “Cinta Segitiga” dan sejumlah lagu lainnya, menambah semarak kampanye tersebut.
Dengan dukungan yang kuat dari warga Busungbiu, Koster-Giri dan pasangan Joss24 optimis bisa meraih kemenangan dalam pemilihan mendatang. (gb)


