spot_img
spot_img
BerandaBaliSekda Dewa Indra: PLTS Atap Jadi Inspirasi Desa Mandiri Energi

Sekda Dewa Indra: PLTS Atap Jadi Inspirasi Desa Mandiri Energi

GATRABALI.COM, BULELENG – Upaya Bali menuju energi bersih semakin nyata. Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menegaskan pentingnya pemanfaatan energi surya di tingkat desa setelah meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di tiga desa, Rabu (27/8/2025), hasil kolaborasi Institute for Essential Services Reform (IESR) bersama Pemprov Bali.

Dalam sambutannya, Dewa Indra menyampaikan bahwa PLTS bukan sekadar solusi kebutuhan listrik, melainkan investasi masa depan. Menurutnya, pengalaman masyarakat yang merasakan langsung manfaat energi surya akan mempercepat replikasi program ini di seluruh Bali.

Baca Juga  BVC 2026 Dibuka di Denpasar, Industri Villa Bali Didorong Lebih Profesional dan Berdaya Saing Global

“Masyarakat desa harus didorong untuk memahami bahwa energi terbarukan mampu menekan biaya, meningkatkan layanan publik, sekaligus menjaga lingkungan. Replikasi PLTS ini akan membawa desa-desa Bali menuju kemandirian energi,” ujar Dewa Indra.

Ia menambahkan, keberhasilan program percontohan ini sejalan dengan visi Bali menuju Emisi Nol Bersih 2045, di mana energi bersih menjadi pilar utama keberlanjutan pembangunan daerah.

Direktur Eksekutif IESR, Fabby Tumiwa, mengungkapkan bahwa instalasi PLTS kali ini dipasang di Desa Banjarasem (Buleleng), Desa Baturinggit (Karangasem), serta dua titik di Desa Batununggul, Nusa Penida (Klungkung) dengan total kapasitas 15,37 kWp.

Baca Juga  Penutupan Bulan Bahasa Bali ke VI, Sekda Bali Ajak Melestarikan Bahasa Bali

Pemanfaatannya pun beragam, mulai dari mendukung pompa air di Desa Baturinggit hingga menopang kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 1 Batununggul.

“Energi surya di desa harus dirasakan manfaat langsungnya, bukan hanya listrik rumah tangga, tetapi juga untuk aktivitas sosial dan ekonomi,” ujar Fabby.

Bali sendiri memiliki potensi energi surya mencapai 22 GW, namun baru sebagian kecil yang dimanfaatkan. Karena itu, IESR bersama pemerintah desa, BUMDes, dan dukungan filantropi ViriyaENB, terus mendorong agar transisi energi ini menjadi gerakan bersama.

Baca Juga  Kontes Ikan Mas Koki se-Bali, Guna Lestarikan Ikan Mas Koki Dibali

Dengan adanya PLTS atap di tiga desa ini, diharapkan muncul kesadaran kolektif masyarakat untuk lebih aktif beralih ke energi terbarukan. Kolaborasi lintas sektor diyakini menjadi kunci agar desa-desa di Bali benar-benar mandiri energi, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments