GATRABALI.COM, BADUNG – Komitmen membangun desa dari pinggiran kembali diwujudkan melalui pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun 2025 di Kabupaten Badung.
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, resmi dibuka oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa selaku Inspektur Upacara, Rabu (8/10).
Pembukaan TMMD ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima sasaran fisik, pemukulan gong, serta penyerahan bantuan sembako oleh Bupati Adi Arnawa kepada masyarakat.
Turut hadir Danrem 163/Wirasatya Kolonel Inf. Ida I Dewa Agung Hadisaputra, Danrindam IX/Udayana Brigjen TNI Anwar, Dandim 1611/Badung Kolonel Inf. Putu Tangkas Wiratawan, Forkopimda, serta sejumlah pejabat Pemkab Badung.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa TMMD bukan hanya program pembangunan fisik, tetapi juga simbol kebersamaan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam memperkuat pondasi kesejahteraan di desa.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata kolaborasi untuk mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan. Hasilnya nanti harus benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Bupati.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap langkah TNI yang turut melakukan normalisasi Sungai Ayung sebagai bentuk mitigasi bencana banjir. Ke depan, sinergi ini akan diperluas untuk penanganan sampah kiriman yang kerap terjadi setiap tahun.
“Kita ingin membangun rasa aman, nyaman, dan bersih agar kepercayaan wisatawan terhadap Badung semakin kuat,” tegasnya.
Sementara itu, Dandim 1611/Badung Kolonel Inf. Putu Tangkas Wiratawan melaporkan, TMMD ke-126 mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah.”
Program ini berlangsung selama 30 hari, dari 8 Oktober hingga 6 November 2025, dengan fokus kegiatan di Desa Bongkasa Pertiwi, Abiansemal.
Adapun sasaran fisik utama TMMD mencakup:
-
Pembukaan dan pemadatan jalan baru sepanjang 1.070 meter,
-
Pembuatan saluran drainase, bedah rumah dua unit, serta pembangunan MCK dan sumur bor untuk 796 kepala keluarga,
-
Penanaman 1.000 pohon penghijauan, demplot kebun ubi ungu, dan pembersihan Sungai Ayung sepanjang dua kilometer,
-
Ditambah bantuan 100 paket nutrisi untuk balita.
Selain pekerjaan fisik, TMMD juga menggelar penyuluhan dan sosialisasi bagi masyarakat, dengan dukungan anggaran Rp 484 juta untuk Satgas TMMD dan Rp 2,1 miliar lebih dari APBD Badung untuk material dan pekerjaan lapangan.
Dengan kehadiran TMMD ke-126, diharapkan pembangunan di wilayah pedesaan Badung semakin merata, serta hubungan harmonis antara TNI, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.(ri/gb)





