GATRABALI.COM, BADUNG – Dalam upaya membangun kesadaran gizi sejak dini, Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, melaksanakan program GENIUS (Gerakan Edukasi dan Pemberian Pangan Bergizi untuk Siswa) di Wantilan Desa Adat Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Selasa, 4 November 2025.
Kegiatan yang diselenggarakan TP PKK Kabupaten Badung ini dihadiri oleh Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, I Wayan Wijana, perwakilan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badung, Camat Abiansemal, para narasumber, kepala sekolah, dan siswa-siswi SD Negeri 1, 2, dan 3 Sangeh.
Dalam arahannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk edukasi dan ajakan kepada anak-anak agar peduli terhadap isu rawan pangan dan gizi.
Ia menekankan pentingnya penerapan pola makan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) berbasis pangan lokal sebagai langkah menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.
“Kami ingin anak-anak SD memiliki kesadaran sejak dini untuk menjaga kesehatan melalui makanan yang mereka konsumsi. Mari biasakan makan makanan bergizi seimbang, terutama dari bahan pangan lokal yang mudah didapat di sekitar kita,” ujar Rasniathi.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menghindari konsumsi makanan cepat saji yang tinggi bahan pengawet dan rendah nilai gizi.
“Saya mengimbau agar anak-anak tidak terlalu sering mengonsumsi makanan siap saji. Bekal dari rumah jauh lebih sehat dan terjamin kebersihannya. Jadikan kebiasaan ini bagian dari gaya hidup sehat,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, I Wayan Wijana, menegaskan bahwa program GENIUS menjadi sarana strategis dalam memperkenalkan pentingnya makanan bergizi kepada anak-anak usia sekolah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membentuk generasi muda yang sadar gizi, sehat, dan berdaya saing. Anak yang sehat akan tumbuh menjadi generasi unggul yang mampu berkontribusi untuk Indonesia Emas 2045,” jelas Wijana.
Program GENIUS juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Badung dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga serta memperkuat peran sekolah sebagai tempat pembentukan perilaku hidup sehat.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Kabupaten Badung terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi pangan lokal sebagai sumber gizi yang mudah dijangkau, sekaligus mengurangi ketergantungan pada makanan olahan instan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata dalam mewujudkan anak-anak Badung yang sehat, cerdas, dan berakhlak baik. Pendidikan gizi bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan bangsa,” pungkas Nyonya Rasniathi Adi Arnawa.(ri/gb)





