GATRABALI.COM, JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana mengambil langkah strategis dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral berskala besar pada Jumat (13/3/2026) di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno.
Acara ini diikuti 816 peserta yang terdiri dari perangkat desa, tokoh adat, serta masyarakat, untuk menyamakan langkah dalam pembangunan daerah.
Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak. “Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Semua unsur harus bergerak serentak, berpikir serentak, dan bekerja serentak untuk kemajuan Jembrana,” ujar Kembang Hartawan.
Rakor kali ini menghadirkan paparan dari berbagai pihak, mulai Forkopimda, pejabat daerah, kepala instansi vertikal, hingga perumda, dengan fokus pada sejumlah isu strategis:
Ketahanan dan keamanan: Dandim 1617 Jembrana menyampaikan program MBG dan KDMP, sementara Kapolres memastikan pengamanan Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 H. Transformasi ekonomi berbasis data: BPS Jembrana menampilkan data makro ekonomi sebagai dasar kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Investasi dan infrastruktur: Rencana pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara Pengambengan, proyek Kerthi Bali Semesta di Pekutatan, serta sejumlah investasi swasta dan pihak ketiga di Jembrana dibahas secara detail. Fasilitas penunjang: PLN menjamin pasokan listrik, sementara Perumda Air Minum Tirta Amertha Jati memastikan ketersediaan air bersih untuk mendukung industri dan investasi baru. Peningkatan SDM: Rencana pendirian Sekolah Widyalaya oleh Kemenag Jembrana serta laporan investasi hijau berkelanjutan dari KPH Bali Barat. Lingkungan dan pengelolaan sampah: Studi kasus keberhasilan Banjar Warnasari Kelod, Kecamatan Melaya, dalam pengelolaan sampah berbasis sumber menjadi contoh inovasi lokal yang layak ditiru.
Bupati Kembang Hartawan menekankan, keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada peran aktif Kelian Adat dan Kepala Lingkungan yang menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Ia optimistis sinergi lintas sektor ini akan memaksimalkan peluang strategis dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jembrana.
“Dengan pengelolaan yang tepat dan kerja bersama, saya yakin Jembrana akan mencatat kemajuan signifikan di masa mendatang,” pungkas Bupati Kembang Hartawan.(ism/gb)





