GATRABALI.COM, SULAWESI SELATAN – Upaya mendorong lahirnya generasi muda penggerak perubahan kembali diperkuat melalui Roadshow 17th SATU Indonesia Awards 2026 yang digelar di Makassar. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan bagi anak muda untuk bertukar gagasan, memperluas jejaring, serta mengembangkan inisiatif yang memberi dampak bagi masyarakat.
Makassar dipilih sebagai salah satu titik strategis karena besarnya potensi pemuda di Sulawesi dan Sulawesi Selatan. Di Pulau Sulawesi, terdapat lebih dari 5,2 juta pemuda atau sekitar 7,89% dari total pemuda Indonesia. Sementara di Sulawesi Selatan, berdasarkan Provinsi Sulawesi Selatan Dalam Angka 2026 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), sekitar 2,41 juta penduduk berada pada usia 15–29 tahun. Pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai 6,88% pada triwulan I 2026 turut memperkuat peluang lahirnya inovasi berbasis komunitas dan kewirausahaan sosial.
Dengan tema “Terhubung dalam Aksi”, kegiatan ini diikuti lebih dari 500 peserta yang terdiri atas pelajar, mahasiswa, komunitas, wirausahawan muda, hingga pegiat sosial. Forum ini menghadirkan berbagai tokoh, termasuk perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, jajaran juri SATU Indonesia Awards, serta perwakilan Astra.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sulsel, Dr. H. M. Ishak Iskandar, M.Kes., M.M., M.H., yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjawab tantangan pembangunan daerah melalui inovasi dan kolaborasi.
Juri SATU Indonesia Awards 2026, Prof. Fasli Jalal dan Billy Boen, turut berbagi pandangan mengenai pentingnya konsistensi gerakan sosial serta keberanian anak muda dalam mengembangkan ide menjadi aksi yang berdampak luas.
Head of Corporate Communications Astra, Windy Riswantyo, menyampaikan bahwa ruang kolaborasi seperti roadshow ini menjadi bagian penting dalam mempertemukan ide dan aksi generasi muda.
“Besarnya jumlah generasi muda di Sulawesi Selatan merupakan kekuatan yang perlu terus didukung agar dapat berkembang menjadi berbagai aksi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui tema ‘Terhubung dalam Aksi’, Astra ingin menghadirkan ruang bagi generasi muda untuk saling bertemu, berbagi pengalaman, dan memperkuat kolaborasi sehingga kepedulian serta gagasan yang mereka miliki dapat berkembang menjadi dampak yang lebih luas dan berkelanjutan,” ujar Boy Kelana Soebroto.
Dalam sesi inspirasi, salah satu kisah yang disorot datang dari Jamaluddin, penerima SATU Indonesia Awards 2017 sekaligus penggerak Desa Sejahtera Astra di Gowa. Berawal dari latar belakang keluarga petani dan pengalaman putus sekolah, ia membangun inisiatif literasi berbasis komunitas melalui transformasi kandang sapi menjadi Rumah Koran.
Dari ruang sederhana tersebut, gerakan yang ia bangun berkembang menjadi program pemberdayaan masyarakat yang menghubungkan pendidikan, pertanian, dan pengembangan desa. Program tersebut juga meluas ke kegiatan penghijauan, pembangunan embung, pertanian organik, hingga aksi sosial berbagi hasil panen.
Kisah tersebut menunjukkan bahwa perubahan sosial dapat tumbuh dari persoalan sederhana di sekitar, kemudian berkembang menjadi gerakan yang memberi dampak lebih luas ketika dijalankan secara konsisten.
“Di tengah berbagai tantangan pembangunan saat ini, kita membutuhkan semakin banyak anak muda yang memiliki kepedulian sosial, kreativitas, inovasi, serta keberanian untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat. Melalui kegiatan seperti SATU Indonesia Awards, saya berharap semakin banyak generasi muda Sulawesi Selatan yang terinspirasi untuk mengembangkan gagasannya menjadi aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” ujar Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.
Hingga kini, Sulawesi Selatan telah melahirkan 30 penerima apresiasi SATU Indonesia Awards dari berbagai bidang seperti teknologi, lingkungan, pendidikan, dan sosial. Program ini sendiri merupakan bentuk apresiasi Astra kepada anak muda yang berkontribusi di lima bidang utama: kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi, serta diperkuat dengan integrasi bersama ekosistem Desa Sejahtera Astra.(ri/gb)





