spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungTak Terkendali Saat Mundur, Truk Cor Molen Bikin Garasi Rumah Ambruk dan...

Tak Terkendali Saat Mundur, Truk Cor Molen Bikin Garasi Rumah Ambruk dan 9 Motor Rusak

GATRABALI.COMBADUNG – Sebuah truk cor molen mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Pedati, Labuhan Sait, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 11.00 Wita.

Truk cor molen tersebut bergerak mundur tak terkendali hingga menabrak garasi rumah warga.

Kapolsek Kuta Selatan Kompol Muhammad Said Husen, menyampaikan kronologis kejadian berawak saat pengemudi truk, Handoko (52), memarkirkan kendaraannya untuk menurunkan sisa cor beton guna menutup jalan yang berlubang.

Baca Juga  Penduduk Non-Permanen di Desa Pecatu Ditertibkan Polisi dan Pihak Terkait Lainnya

Saat pengemudi sedang membersihkan sisa cor beton, fungsi pengereman kendaraan diduga tidak maksimal.

“Akibatnya, truk cor molen bergerak mundur menuruni jalan dan menghantam tembok garasi milik warga,” jelasnya.

Ia mengatakan, Tabrakan tersebut menyebabkan sebanyak 9 unit sepeda motor mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat. Selain itu, tembok garasi juga mengalami kerusakan.

Baca Juga  Truk Mogok di Tanjakan Ekstrem Goa Gong, Polsek Kuta Selatan Ambil Tindakan Tegas

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

“Setelah menerima laporan, personel Unit Lantas Polsek Kuta Selatan langsung mendatangi lokasi, melaksanakan TPTKP, melakukan pengecekan terhadap pihak-pihak yang terlibat serta mengamankan dokumentasi kejadian.Personel telah melakukan penanganan awal di lokasi kejadian,” bebernya.

Dirinya mejelaskan, Kedua belah pihak kemudian sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan dan berdamai, yang dituangkan dalam surat pernyataan perdamaian.

Baca Juga  Pasca Keributan, Polisi dan Tokoh Masyarakat Cengiling Lakukan Pertemuan

“Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Kami mengimbau kepada seluruh pengemudi kendaraan, khususnya kendaraan berat, agar selalu memastikan kondisi kendaraan dan sistem pengereman dalam keadaan baik sebelum maupun saat berhenti di lokasi dengan kondisi jalan menanjak atau menurun,” tutup Dirinya.(gun/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments