GATRABALI.COM, MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat langkah menjaga keberlanjutan sektor pariwisata melalui kolaborasi internasional.
Hal itu dibahas saat Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menerima audiensi DPW Nawa Cita Pariwisata Indonesia (NCPI) Bali bersama mantan Gubernur Jenderal Australia David Hurley di Puspem Badung, Rabu, 28 Juli 2026.
Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi terkait berbagai isu strategis, mulai dari penguatan investasi, pengembangan pariwisata berkelanjutan, peningkatan infrastruktur pendukung, persoalan kemacetan, hingga upaya melawan penyebaran informasi keliru mengenai Bali di media sosial.
Bupati Adi Arnawa menegaskan pembangunan pariwisata di Badung harus berjalan seiring dengan upaya menjaga lingkungan dan budaya Bali. Menurutnya, keberhasilan sektor pariwisata tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan menjaga keseimbangan alam dan nilai budaya yang menjadi daya tarik utama Pulau Dewata.
“Saya menyampaikan apresiasi atas kunjungan Mr. Hurley beserta jajaran dan terimakasih karena warga Australia menjadikan Bali sebagai tempat dikunjungi. Masyarakat Bali hidup sejahtera berkat pariwisata yang berakar pada budaya. Ekosistem dan kelestarian budaya ini wajib kita jaga. Kita tidak ingin pembangunan merusak lingkungan, sehingga infrastruktur ke depan dirancang berwawasan lingkungan demi mewujudkan pariwisata yang berkualitas,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menjelaskan berbagai upaya pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan kemacetan melalui pembangunan konektivitas dan transportasi publik yang lebih baik.
Menurutnya, pemerintah tidak tinggal diam menghadapi tantangan tersebut, melainkan terus mengambil kebijakan strategis agar aktivitas masyarakat dan wisatawan tetap nyaman.
“Kami tidak diam membiarkan kemacetan. Pemerintah bergerak mengambil keputusan strategis membangun konektivitas dan transportasi publik. Saya mohon juga untuk dibantu menyampaikan kepada warga Australia terkait isu-isu miring/hoaks soal Bali yang berkembang di media sosial, kami berharap sinergi bersama untuk menyampaikan fakta sebenarnya bahwa Bali tetap sangat nyaman untuk dikunjungi,” ungkap Bupati Adi Arnawa.
Sementara itu, David Hurley menyampaikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Badung dalam menjaga kualitas pariwisata Bali. Ia menyebut Bali tetap menjadi tujuan wisata yang sangat diminati masyarakat Australia.
Melalui sistem Smarttraveller, Pemerintah Australia terus mengedukasi wisatawan agar memahami aturan, menghormati budaya, serta menjaga sikap selama berada di Bali.
“Australia sangat mencintai Bali. melalui Smartraveller, kami terus mengimbau warga Australia untuk selalu menghormati budaya Bali, mematuhi tata tertib, dan menjaga norma lokal. Kami ingin wisatawan Australia menjadi tamu yang santun dan menghargai tuan rumah,” ujar Hurley.
Ia juga memastikan pihak Australia siap mendukung penyampaian informasi perjalanan yang akurat agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak sesuai fakta.
“Kami selalu memperbarui informasi perjalanan secara akurat dan berbasis fakta. Kami siap mendukung dan menyampaikan kondisi sebenarnya di lapangan agar tidak ada disinformasi mengenai pariwisata Bali,” pungkasnya.
Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Badung dan pihak Australia ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan wisatawan internasional terhadap Bali, sekaligus mendukung terwujudnya pariwisata yang aman, nyaman, berkualitas, dan berkelanjutan.
Turut hadir mendampingi Bupati Badung, Kepala Dinas Pariwisata AA. Putri Mas Agung, Kadisdikpora I Gusti Made Dwipayana, Kadis LHK Made Rai Warastuthi, serta Kabag Kerja Sama Setda Badung Ida Ayu Yutri Indahgustari.(nov/gb)





