GATRABALI.COM, BULELENG – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Buleleng semakin semarak dengan digelarnya lomba gerak jalan 17 kilometer kategori Dewasa Putri. Sebanyak 32 regu ambil bagian dalam kompetisi yang secara resmi diberangkatkan Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra dari GOR Bhuana Patra, Singaraja, Kamis (6/8/2026).
Kompetisi tahunan tersebut menjadi salah satu agenda yang selalu menyedot perhatian masyarakat. Selain menguji kekompakan dan ketahanan fisik peserta, panitia juga menyiapkan total hadiah beserta dana pembinaan sebesar Rp82,5 juta bagi para pemenang.
Ketua Panitia yang juga Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, S.STP., M.A.P., mengatakan peringatan Hari Kemerdekaan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk menanamkan semangat perjuangan kepada generasi muda melalui disiplin, kerja keras, dan prestasi.
“Melalui momentum ini, mari kita satukan gerak dan langkah dalam membangun daerah dan bangsa agar cita-cita mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur dapat tercapai,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan gerak jalan juga menjadi media untuk membangun solidaritas dan memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat. Karena itu, seluruh peserta diminta menjaga sikap sportif selama mengikuti perlombaan.
“Junjung tinggi nilai-nilai sportivitas sehingga pelaksanaan lomba dapat berjalan dengan lancar, tertib, aman, dan sukses,” pesannya.
Pada lomba tahun ini, juara pertama akan memperoleh piala tetap, piagam penghargaan, dan uang pembinaan sebesar Rp20 juta. Juara kedua berhak atas Rp17,5 juta, juara ketiga Rp15 juta, Harapan I Rp12 juta, Harapan II Rp10 juta, serta Harapan III Rp8 juta.
Seluruh peserta menempuh lintasan sepanjang 17 kilometer yang dimulai dari GOR Bhuana Patra. Rute melewati sejumlah ruas jalan utama di Kota Singaraja, di antaranya Jalan Ngurah Rai, Jalan Letkol Wisnu, Jalan Gajah Mada, Jalan Gempol, Jalan Pulau Komodo, Jalan Surapati, Jalan Imam Bonjol, Jalan Dr. Sutomo, Jalan Ahmad Yani, hingga Jalan Kartini sebagai akhir etape pertama.
Memasuki etape kedua, peserta melanjutkan perjalanan melalui Jalan Udayana, Patung Bima, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Ahmad Yani, kawasan Pemaron, Jalan Laksamana, Baktiseraga, Jalan Pahlawan, Jalan Ngurah Rai, sebelum akhirnya kembali ke GOR Bhuana Patra sebagai garis finis.
Melalui penyelenggaraan lomba ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap semangat perjuangan para pahlawan terus hidup dalam kehidupan masyarakat, sekaligus mempererat persaudaraan dan menumbuhkan rasa cinta terhadap bangsa dan daerah.(adv/gb)





