spot_img
BerandaNasionalMelihat Inovasi Yogyakarta, TP PKK Badung Siapkan Langkah Baru Percepat Digitalisasi Adminduk

Melihat Inovasi Yogyakarta, TP PKK Badung Siapkan Langkah Baru Percepat Digitalisasi Adminduk

GATRABALI.COM, YOGYAKARTA – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya administrasi kependudukan terus diperkuat Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Badung.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mempelajari pola pelayanan administrasi kependudukan yang diterapkan Pemerintah Kota Yogyakarta.

Studi komparasi tersebut berlangsung di Balai Kota Yogyakarta, Jumat, 21 Agustus 2026.

Rombongan TP PKK Kabupaten Badung dipimpin langsung Ketua TP PKK Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, bersama sejumlah pejabat dan unsur organisasi yang terkait dengan pemberdayaan masyarakat.

Turut dalam rombongan yakni Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Badung I Nyoman Rudiarta, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Komang Budhi Argawa, jajaran pengurus inti PKK, kader Posyandu, K3S, serta Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Badung.

Kedatangan rombongan disambut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta, Septi Sri Rejeki, beserta jajaran pejabat struktural. Diskusi yang berlangsung di Ruang Kunti tersebut membahas sejumlah inovasi pelayanan, terutama pemanfaatan teknologi digital dan keterlibatan kader masyarakat dalam memastikan administrasi kependudukan berjalan tertib.

Baca Juga  Buleleng Berjaya di Top BUMD 2025, Bupati Sutjidra dan Perumda THB Raih Penghargaan Tertinggi

Rasniathi mengatakan Kota Yogyakarta dipilih karena dinilai memiliki pengalaman dalam mengembangkan inovasi pelayanan Adminduk. Melalui kunjungan ini, TP PKK Badung ingin memperoleh gambaran mengenai praktik yang dapat diadaptasi untuk memperkuat pelayanan di daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemkot Yogyakarta. Studi komparasi ini merupakan peluang yang sangat berharga bagi Kabupaten Badung untuk membedah praktek terbaik (best practices), melihat langsung inovasi pelayanan hulu ke hilir, serta mengadopsi strategi pemberdayaan kader yang efektif dalam membangun ekosistem masyarakat sadar Adminduk,” ungkapnya.

Bagi TP PKK Badung, keterlibatan kader menjadi salah satu aspek penting dalam memperluas edukasi kepada masyarakat. Kader yang berada dekat dengan keluarga dinilai memiliki kemampuan untuk mengetahui secara lebih cepat apabila terdapat warga yang belum melengkapi dokumen kependudukannya.

“PKK memiliki jejaring yang kuat hingga tingkat dasawisma. Peran ini sangat strategis untuk mengedukasi keluarga secara langsung. Melalui momentum silaturahmi dan studi komparasi ini, kami berharap dapat melahirkan kolaborasi yang konkret dan membawa perubahan signifikan terhadap peningkatan mutu pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Badung maupun Kota Yogyakarta,” imbuhnya.

Baca Juga  89 Kaling dan Kelian Banjar Dinas Kuta Utara Ikuti Bimtek, Bupati Adi Arnawa Beri Arahan Khusus

Kerja sama antara kader PKK dan perangkat daerah nantinya diharapkan dapat memperluas sosialisasi, mempercepat proses perekaman data, serta meningkatkan pemanfaatan dokumen kependudukan digital. Integrasi tersebut juga dinilai dapat membantu pemerintah memperoleh data yang lebih valid untuk mendukung penyusunan kebijakan.

Sementara itu, Septi Sri Rejeki menyampaikan apresiasi atas kunjungan TP PKK Kabupaten Badung. Menurutnya, tertib administrasi kependudukan merupakan bagian penting dalam mendukung program pembangunan dan kesejahteraan keluarga.

“Melalui gerakan sadar Adminduk, peran serta kader PKK di unit terkecil masyarakat sangat menentukan validitas data makro daerah, mulai dari tingkat keluarga, desa, kelurahan, hingga kabupaten dan kota. Di Kota Yogyakarta, kami berkolaborasi erat dengan kader untuk menjalankan sistem pelayanan jemput bola, sosialisasi mandiri, hingga aktivasi masif Identitas Kependudukan Digital (IKD),” jelasnya.

Baca Juga  Bupati Sutjidra Optimis Kontingen Buleleng Tambah Perolehan Emas di PORJAR Bali 2025

Ia menilai pelayanan administrasi kependudukan harus terus beradaptasi dengan perkembangan kebutuhan masyarakat. Digitalisasi menjadi salah satu bagian penting dalam proses tersebut, namun tetap membutuhkan keterlibatan masyarakat dan kader sebagai penghubung pelayanan di tingkat paling bawah.

Pertukaran pengalaman antara Badung dan Yogyakarta diharapkan tidak berhenti pada kegiatan studi komparasi. Kedua daerah memiliki peluang untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan pelayanan publik, khususnya administrasi kependudukan.

“Kami berharap rangkaian studi komparasi ini memberikan manfaat nyata yang dapat langsung diterapkan di daerah masing-masing. Semoga jalinan komunikasi antar-daerah ini terus terjaga demi kemajuan gerakan PKK dan pelayanan Adminduk yang prima,” pungkasnya.

Melalui penguatan peran kader hingga tingkat dasawisma dan pemanfaatan teknologi digital, TP PKK Badung mendorong agar kesadaran tertib administrasi kependudukan semakin tumbuh dari lingkungan keluarga.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan dekat dengan masyarakat.(nov/gatrabali)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments