spot_img
BerandaBisnis EkonomiUMKM Bali Unjuk Produk Unggulan di KKI 2026

UMKM Bali Unjuk Produk Unggulan di KKI 2026

GATRABALI.COM, JAKARTA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali turut ambil bagian dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 dengan membawa sejumlah UMKM binaan dan mitra yang menampilkan berbagai produk unggulan.

Sebanyak 14 UMKM binaan/mitra BI Bali berpartisipasi secara langsung melalui berbagai kategori, terdiri atas lima UMKM wastra, dua UMKM jewelry, satu UMKM aksesori, satu desa wisata, serta lima UMKM makanan dan minuman olahan melalui sistem toko retail.

KKI 2026 berlangsung pada 20–23 Agustus 2026 di Hall A dan B Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. Gelaran tahun ini mengangkat semangat “BeudayaMeusare Sare” dari Aceh yang bermakna Berdaya, Bersama-Sama. Semangat tersebut sekaligus menjadi pesan penting bahwa penguatan UMKM membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

“Partisipasi UMKM Bali dalam ajang nasional tersebut diharapkan semakin memperluas akses pasar, memperkuat jejaring bisnis, serta meningkatkan daya saing produk UMKM Bali hingga mampu menembus pasar global,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Achris Sarwani.

Baca Juga  Gedung Parkir Sanur hingga Embung Tukad Unda, Gubernur Koster Pastikan Proyek Jalan

Fortuna Songket Sidemen juga turut tampil dalam Hall of Inspiration (HoI) dengan membawa produk Songket Bali. Sementara itu, produk Akasa Coffee, Padma Herbal, dan Rotenbi menjadi bagian dari Bingkisan Nusantara sebagai suvenir KKI 2026.

Tidak berhenti pada partisipasi luring, sebanyak 45 UMKM binaan/mitra BI Bali juga mengikuti KKI 2026 secara daring melalui platform digital KKI. Selain itu, 18 UMKM mengikuti program Business Matching yang digelar secara hybrid untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra dan membuka peluang pasar yang lebih luas.

Keterlibatan UMKM Bali semakin diperkuat melalui program Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu Bank Indonesia 2026. Dalam program tersebut, barista dan UMKM asal Bali ikut berkompetisi dalam Championship Pejuang Kopi Nusantara (CANGKIR) Barista dan Championship Inovasi Wastra Nusantara (CITRA NUSA).

Baca Juga  Sinergi Pemkab Tabanan dan BPD Bali Wujudkan Transformasi Layanan Perbankan

Pembukaan KKI 2026 dilakukan oleh Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia Destry Damayanti bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Selvi Gibran Rakabuming.

Dalam penyelenggaraannya, BI bersinergi dengan 27 kementerian/lembaga dan 34 mitra strategis. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat daya saing UMKM, membuka akses pembiayaan, mempercepat digitalisasi, serta memperluas akses pasar, baik di dalam negeri maupun mancanegara.

“Penguatan UMKM ke depan diwujudkan melalui tiga kata kunci, yaitu Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing,” ujar Destry Damayanti saat membuka KKI 2026.

Pertumbuhan Ekonomi Bali Tetap Kuat

Partisipasi Bali dalam KKI 2026 berlangsung di tengah kinerja perekonomian daerah yang tetap solid. Perekonomian Bali pada triwulan II 2026 tumbuh 5,78 persen secara tahunan (yoy), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 5,58 persen.

Pertumbuhan tersebut juga berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,29 persen. Di sisi lain, inflasi Bali pada Juni 2026 tetap terkendali sebesar 3,27 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan inflasi nasional sebesar 3,34 persen.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Terapkan Aturan Baru Pengelolaan Sampah, Warga Diimbau Patuh

“Capaian tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, perbankan, asosiasi, dan UMKM dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan,” ucap Achris.

Ke depan, keterlibatan UMKM Bali dalam KKI diharapkan tidak hanya meningkatkan eksposur produk, tetapi juga membuka lebih banyak peluang kerja sama dan transaksi bisnis.

KKI 2026 juga menjadi bagian dari upaya mendorong kebangkitan UMKM di wilayah Sumatera dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana alam. Dengan demikian, ajang tersebut tidak sekadar menjadi pameran produk, tetapi juga menjadi wadah pemulihan dan penguatan ekonomi masyarakat melalui UMKM.(ism/gatrabali)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments