GATRABALI.COM, MANGUPURA – Perayaan HUT ke-55 STT Tunjung Mekar, Banjar Sedehan, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, berlangsung semarak di Lapangan Umum Patih Gentir Munggu, Jumat, 4 September 2026 malam.
Mengangkat tema “Tunjung Mekar Amplify”, perayaan tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mengambil bagian dalam pembangunan desa.
Dalam rangkaian kegiatan itu, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana kreativitas sebesar Rp 20 juta kepada STT Tunjung Mekar. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan potensi kepemudaan.
Selain itu, dilakukan pelantikan pengurus baru oleh Jero Bendesa Adat Munggu yang ditandai dengan penyerahan kalung, sertifikat, dan plakat penghargaan kepada pengurus lama, serta pataka organisasi sebagai tanda pergantian kepemimpinan.
Rasa kepedulian terhadap sesama juga menjadi bagian dari perayaan. Bantuan berupa kursi roda dan sembako diberikan kepada Gede Miarta yang diwakili Kelian Dinas Banjar Sedehan. Bantuan tersebut diserahkan oleh Nyonya Rasniathi Adi Arnawa selaku Ketua Pembina Komunitas Badung Peduli.
Bupati Adi Arnawa mengucapkan selamat atas perayaan HUT STT Tunjung Mekar dan berharap kepengurusan baru dapat menjalankan visi serta misi organisasi dengan baik. Ia juga mengajak para generasi muda untuk terus menjaga Desa Munggu sebagai desa wisata, sekaligus mempertahankan persatuan dan semangat menyama braya.
Menurutnya, perkembangan pariwisata dan masuknya pengaruh budaya luar harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Jangan sampai kita terlena dan hanya bangga karena banyak wisatawan datang. Di balik perkembangan pariwisata tersebut, kita harus mempersiapkan diri dengan meningkatkan SDM, sehingga kita tidak menjadi penonton di rumah sendiri,” ujarnya.
Bupati juga memaparkan sejumlah bentuk komitmen Pemkab Badung dalam peningkatan SDM, di antaranya melalui program beasiswa anak petani, pembangunan jalan baru, hingga penataan pantai. Masyarakat pun diajak berperan menjaga lingkungan dan keamanan sebagai bagian dari upaya mempertahankan keberlanjutan pariwisata.
“Mari kita bersama-sama menjaga pariwisata, dengan menjaga lingkungan, menjaga keamanan, dan membangun ekosistem ekonomi agar terus bangkit,” ucap Adi Arnawa.
Ketua Panitia I Made Rai Nikayasa mengatakan keberadaan STT Tunjung Mekar hingga saat ini tidak terlepas dari dukungan anggota dan masyarakat. Ke depan, organisasi tersebut berkomitmen menghadirkan kegiatan kreatif serta membawa potensi generasi muda Munggu, khususnya di bidang musik, ke ruang yang lebih luas.
“Kami ingin STT Tunjung Mekar selalu menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkarya, berkreasi, dan menampung aspirasi demi memajukan Desa Munggu,” ungkapnya.
Dukungan Pemkab Badung terhadap pelestarian budaya juga mendapat apresiasi dari pihak STT Tunjung Mekar, termasuk dalam pelaksanaan kegiatan ogoh-ogoh.
“Kami sangat bersyukur atas dukungan dan dorongan dari Pemerintah Kabupaten Badung. Kami akan terus menjaga dan melestarikan budaya, khususnya melalui kegiatan ogoh-ogoh yang selama ini mendapat dukungan penuh dari Bapak Bupati Badung dan telah memberikan ruang bagi kami untuk berkarya,” katanya.
Setelah seluruh rangkaian acara, kegiatan dilanjutkan dengan pergelaran musik. Turut hadir anggota DPRD Provinsi Bali Wayan Bawa, anggota DPRD Badung Wayan Edi Sanjaya dan Made Rai Wirata, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Perbekel, serta Jero Bendesa Adat Munggu.(nov/gatrabali)


