spot_img
BerandaBaliBadungCustoms Payment Point Hadir di Bandara Ngurah Rai, Pembayaran Bea Masuk Langsung...

Customs Payment Point Hadir di Bandara Ngurah Rai, Pembayaran Bea Masuk Langsung ke Kas Negara

GATRABALI.COMMANGUPURA – Bea Cukai Ngurah Rai meresmikan Customs Payment Point (CPP) di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai bagian dari upaya modernisasi layanan pembayaran penerimaan negara.

Fasilitas ini memberikan pilihan bagi penumpang untuk melakukan pembayaran Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (BM PDRI) melalui mitra perbankan.

Customs Payment Point (CPP) adalah titik layanan transaksi elektronik berupa loket fisik yang terintegrasi dengan Modul Penerimaan Negara (MPN) untuk memproses pembayaran Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (BM PDRI) secara real time. Inovasi ini dibangun melalui sinergi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, dalam hal ini Bea Cukai Ngurah Rai, dan pihak perbankan yaitu Bank Mandiri.

Selain memastikan aliran penyetoran penerimaan kas negara, kehadiran Customs Payment Point (CPP) diharapkan dapat menjamin validitas dan keaslian Bukti Penerimaan Negara (BPN) dengan Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) yang tercatat di sistem Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Baca Juga  Ini Langkah Kantor SAR Denpasar Atensi Kebakaran di TPA Suwung

Kehadiran Customs Payment Point (CPP) merupakan bagian dari upaya Bea Cukai Ngurah Rai dalam melakukan modernisasi proses bisnis penerimaan negara, khususnya atas pungutan yang berasal dari kegiatan impor barang yang dibawa oleh penumpang dan awak sarana pengangkut. Penerapan mekanisme ini juga diarahkan untuk mendorong pembayaran secara cashless serta meningkatkan tertib administrasi dalam pengelolaan penerimaan negara.

Mekanisme pembayaran melalui Customs Payment Point (CPP) diawali dengan perhitungan kewajiban BM PDRI oleh petugas Bea Cukai dan penerbitan billing sebagai dasar pembayaran. Penumpang kemudian melakukan pembayaran pada Customs Payment Point (CPP) dengan bantuan petugas perbankan yang berada di lokasi. Setelah pembayaran berhasil, Bukti Penerimaan Negara (BPN) diterima oleh penumpang untuk selanjutnya diserahkan kepada petugas Bea Cukai sebagai bagian dari proses pelayanan.

Penerapan Customs Payment Point (CPP) juga memperjelas pemisahan fungsi dalam proses pelayanan. Bea Cukai tetap melaksanakan fungsi pelayanan kepabeanan, termasuk melakukan perhitungan kewajiban pembayaran, menerbitkan billing, serta memproses penyelesaian layanan. Sementara itu, pihak perbankan berperan dalam membantu pelaksanaan transaksi pembayaran. Dengan mekanisme tersebut, proses pembayaran menjadi lebih jelas dan terpisah dari fungsi pelayanan kepabeanan.

Baca Juga  Kisah Keberhasilan Pengobatan Tradisional Jnana Marga 

Selain itu, dengan adanya Customs Payment Point (CPP), pembayaran penerimaan negara dapat langsung disetorkan ke kas negara tanpa melalui rekening penampungan pada Bendahara Penerimaan Bea Cukai Ngurah Rai. Mekanisme ini mendukung pengelolaan penerimaan negara yang lebih tertib dan akuntabel. Selain itu, Customs Payment Point (CPP) memberikan fasilitas tambahan bagi penumpang untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran penerimaan negara dalam rangkaian pelayanan di area kedatangan.

Salah satu hal yang menjadi keunggulan dalam penerapan Customs Payment Point (CPP) adalah penggunaan Smart EDC, yaitu perangkat EDC terbaru dari Bank Mandiri yang dikembangkan untuk mendukung pembayaran Bea Masuk, PDRI, serta sanksi administrasi berupa denda yang dapat langsung masuk ke kas negara.

Kepala KPPBC TMP Ngurah Rai Wawan Dharmawan menyebutkan bahwa Smart EDC ini dikembangkan untuk mengakomodasi pembayaran Bea Masuk, PDRI, dan sanksi administrasi berupa denda yang dapat langsung masuk ke kas negara.

Baca Juga  Pemerintah Hapus Sanksi Administratif Keterlambatan Bayar dan Lapor SPT Tahunan

“Penggunaannya telah diterapkan pertama kali secara nasional di Bea Cukai Ngurah Rai sejak 21 Agustus 2026 dan akan diresmikan pada 22 September 2026,” ujar Wawan, Selasa (22/9/2026).

“Ke depan, kami berharap Customs Payment Point (CPP) dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui kualitas pelayanan dan akuntabilitas transaksi penerimaan negara, dengan pembayaran pungutan yang langsung disetorkan ke kas negara,” tambah Wawan.

“Bank Mandiri sebagai agent of development selalu siap bersinergi dengan Kementerian Keuangan dalam memperkuat sistem pengelolaan keuangan negara. Kami terus melakukan inovasi untuk menciptakan layanan yang mudah, cepat, dan aman,” ujar Hendrianto Setiawan, Senior Vice President Government & Institutional Bank Mandiri.

Melalui penerapan Customs Payment Point (CPP), Bea Cukai Ngurah Rai terus mendorong modernisasi layanan yang memberikan kemudahan bagi pengguna jasa sekaligus mendukung pengelolaan penerimaan negara yang transparan, tertib, dan akuntabel.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments