GATRABALI.COM, SUKABUMI – Dari sambal berbahan buah sawo, gula aren, hingga wisata river tubing, masyarakat Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango menemukan cara untuk mengembangkan potensi yang ada di sekitarnya. Berada di kawasan dengan kekayaan alam Gunung Gede Pangrango, desa di Kabupaten Sukabumi ini tumbuh melalui berbagai aktivitas yang menggerakkan ekonomi, menjaga lingkungan, sekaligus memperkuat kehidupan masyarakat.
Dengan luas wilayah mencapai 999,40 hektare dan dihuni oleh 7.627 jiwa, Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango memiliki kekayaan alam yang beragam. Letaknya yang berada di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, yang telah diakui UNESCO sebagai bagian dari Cagar Biosfer Dunia, turut membuka peluang pengembangan wisata berbasis alam dan masyarakat.
Perjalanan pengembangan Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango dilakukan melalui kolaborasi masyarakat bersama berbagai pihak. Salah satunya melalui program Desa Sejahtera Astra dari PT Astra International Tbk (“Astra”), yang mendampingi pengembangan potensi desa melalui bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.
“Melalui Desa Sejahtera Astra, kami percaya setiap desa memiliki potensi yang dapat dikembangkan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhannya. Di Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango, Astra bersama masyarakat terus mendorong pengembangan potensi lokal melalui berbagai bidang, mulai dari kesehatan, pendidikan, lingkungan, hingga kewirausahaan. Astra berharap kolaborasi ini dapat memperkuat kemandirian sekaligus memastikan potensi alam dan sumber daya yang dimiliki desa dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto.
Dukungan di bidang kesehatan dilakukan melalui penguatan kegiatan Posyandu dan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas. Di bidang pendidikan, anak-anak mendapatkan ruang untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan melalui kegiatan seni dan musik, seperti angklung dan drumband.
Upaya menjaga lingkungan juga berjalan berdampingan dengan pengembangan kreativitas masyarakat. Pengelolaan sampah rumah tangga dilakukan melalui kegiatan pemilahan dan pemanfaatan kembali sampah. Salah satunya, limbah pipa PVC diolah menjadi miniatur kendaraan yang menunjukkan bagaimana material yang sebelumnya menjadi limbah dapat memiliki nilai guna.
Di bidang kewirausahaan, potensi hasil alam desa dikembangkan menjadi produk bernilai tambah yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Buah sawo hasil kebun, misalnya, diolah menjadi sambal sawo, sementara gula aren menjadi salah satu produk lokal yang dikembangkan oleh pelaku UMKM. Potensi wisata juga turut membuka peluang ekonomi melalui aktivitas seperti river tubing dan wisata jelajah kampung yang berbasis pada kekayaan alam serta karakter desa.
Berbagai pengembangan tersebut melengkapi potensi Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango sebagai desa wisata. Selain wisata alam dan jelajah kampung, desa ini juga memiliki program unggulan berupa paket wisata, pengolahan sampah, penanganan stunting, dan musik Arumba. Desa Gede Pangrango juga tercatat meraih Anugerah Desa Wisata Indonesia pada 2021 hingga 2024, serta Penghargaan Proklim Nasional (Utama) pada 2024.
Melalui Desa Sejahtera Astra, Astra bersama masyarakat Desa Gede Pangrango mendorong agar potensi tersebut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Semangat Astra untuk terus berkolaborasi dengan masyarakat seperti di Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa dan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.(ri/gatrabali)


