spot_img
BerandaBaliBadungBKSN 2026 Jadi Momentum Tanamkan Toleransi, Yunita Alit Sucipta Soroti Etika Bermedia...

BKSN 2026 Jadi Momentum Tanamkan Toleransi, Yunita Alit Sucipta Soroti Etika Bermedia Sosial

GATRABALI.COM, MANGUPURA – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung yang juga Agen Kerukunan FKUB Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, memberikan pembekalan sekaligus sosialisasi mengenai moderasi beragama kepada anggota Serikat Misi Anak-Anak Misioner (SEKAMI) dan Misdinar.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Paroki Tritunggal Mahakudus Tuka, Minggu, 27 September 2026, dalam rangka memperingati Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2026.

Mengangkat tema “Yesus Guru yang Penuh Kuasa: Wajah Yesus dalam Injil Matius”, kegiatan ini turut diisi dengan edukasi literasi media digital serta sejumlah perlombaan edukatif yang melibatkan anak-anak.

Baca Juga  Menuju Pemerintahan Digital, Kominfosanti Buleleng Fokus Perkuat SPBE dan Informasi Publik

Dalam penyampaiannya, Nyonya Yunita mengingatkan bahwa pembentukan karakter anak perlu berjalan beriringan antara penguatan iman, nilai kasih, dan sikap toleransi, terlebih di tengah perkembangan teknologi dan media digital.

“Melalui momentum BKSN 2026, kita mendorong adik-adik Misdinar dan SEKAMI untuk tumbuh menjadi pribadi yang teguh dalam iman, solider, dan terbuka. Di era digital saat ini, penting bagi anak-anak untuk memahami etika bermedia sosial, selalu saring sebelum sharing, agar terhindar dari penyebaran hoax dan ujaran kebencian,” ujarnya.

Baca Juga  Bangun Karakter Sejak Dini, Astra Motor Bali Hadirkan Edukasi Safety Riding dan Literasi Digital di SMP Santo Paulus Singaraja

Yunita juga menjelaskan bahwa nilai kasih dalam kehidupan beragama memiliki keterkaitan dengan kearifan lokal Bali, salah satunya melalui prinsip Tat Twam Asi (Aku adalah Engkau, Engkau adalah Aku). Prinsip tersebut menjadi landasan dalam menjaga keharmonisan Badung yang turut berdampak pada kenyamanan pariwisata.

“Anak-anak adalah generasi penerus. Sejak dini kita perlu memberikan pemahaman bahwa perbedaan bukan menjadi alasan untuk saling menjauh, tetapi menjadi kekuatan untuk saling menghargai. Inilah nilai-nilai moderasi yang perlu kita tanamkan bersama,” ucap Yunita Alit Sucipta.

Baca Juga  Pemkab Bangli Genjot Transformasi UMKM Lewat Pelatihan Literasi Digital

Kolaborasi yang terus dijaga antara lembaga keagamaan, FKUB, Forpela, dan Kesbangpol diharapkan dapat mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian indeks kerukunan umat beragama Kabupaten Badung yang saat ini mencapai 98,1 persen.

Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dan diisi dengan unjuk bakat lagu nasional. Menjelang akhir acara, Nyonya Yunita turut menyerahkan doorprize kepada para peserta anak-anak sebagai bentuk motivasi. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama Pastor Paroki Tuka Romo Paskalis Nyoman Widastra, SVD.(nov/gatrabali)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments