GATRABALI.COM, MANGUPURA – Kepedulian terhadap pola hidup sehat, kebersihan lingkungan, dan kelestarian alam kembali diwujudkan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Badung bersama Gerakan Badung Peduli.
Melalui kegiatan Ayo Sehat Bersama, olahraga, aksi kebersihan lingkungan, dan pelestarian alam dipadukan dalam satu kegiatan yang berlangsung di Areal Wantilan Subak Blahkiuh, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Jumat pagi, 2 Oktober 2026.
Ratusan warga mengikuti kegiatan tersebut dengan membawa semangat menjaga kesehatan sekaligus lingkungan. Kegiatan dimulai dengan jalan sehat menyusuri jalan usaha tani Subak Blahkiuh, kemudian dilanjutkan dengan aksi memungut sampah di sepanjang jalur, senam massal, penanaman pohon di sekitar Wantilan Subak Blahkiuh, pemeriksaan kesehatan gratis, serta kegiatan UMKM lokal.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Badung I Made Ponda Wirawan, Kepala DLHK Badung Made Rai Warastuthi, Kepala Badan Kesbangpol Badung Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, Plt. Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta Gunawan, Perbekel Desa Blahkiuh, jajaran TP PKK Kecamatan Abiansemal bersama unsur Tripika, TP PKK Desa Blahkiuh, Gerakan Badung Peduli, Yayasan Bunga Bali, serta masyarakat setempat.
Ketua TP PKK Kabupaten Badung sekaligus Pembina Badung Peduli, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kesehatan masyarakat dan lingkungan.
“Kita tidak bisa bicara sehat jika lingkungan di sekitar kita kotor. Kita tidak bisa bicara sejahtera jika alam tempat kita hidup rusak. Maka hari ini kita bergerak bersama berolahraga untuk menjaga tubuh, membersihkan lingkungan untuk menjaga kebersihan, dan menanam pohon untuk menjaga masa depan anak cucu kita,” ujarnya.
Menurut Nyonya Rasniathi, keasrian Subak Blahkiuh perlu dipertahankan karena selain menjadi warisan, kawasan tersebut juga merupakan sumber kehidupan bersama. Aksi membersihkan sampah di sepanjang jalur subak, kata dia, menjadi salah satu upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama.
Ia juga mengingatkan agar kegiatan penanaman pohon tidak berhenti pada proses menanam. Pohon yang sudah ditanam harus dirawat dan dijaga agar dapat memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
“Menanam adalah langkah baik, merawatnya adalah kebaikan yang lebih besar. Pohon-pohon ini akan menjadi peneduh, penyimpan air, dan penghasil oksigen bagi generasi mendatang. Mari kita jaga bersama,” pesannya.
Ayo Sehat Bersama juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat. Kebersamaan tersebut diharapkan terus terjaga dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Badung yang sehat, bersih, hijau, dan sejahtera.(nov/gatrabali)


