spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungRasniathi Adi Arnawa Bagikan 600 Paket Produk Ramah Lingkungan untuk Tekan Sampah...

Rasniathi Adi Arnawa Bagikan 600 Paket Produk Ramah Lingkungan untuk Tekan Sampah Residu

GATRABALI.COM, MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten Badung meluncurkan gerakan strategis penekanan residu sampah dengan memosisikan Tim Penggerak (TP) PKK sebagai agen perubahan utama di tingkat keluarga.

Komitmen ini ditandai melalui penyelenggaraan “Sosialisasi Badung Peduli Residu dan Optimalisasi Bank Sampah Mangu Srikandi” di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Kamis, 4 Juni 2026, bertepatan dengan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”.

Sebagai langkah nyata pengurangan sampah non-organik domestik, Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber sekaligus Ketua TP PKK Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menyerahkan secara simbolis 600 paket popok kain dan pembalut pakai ulang ramah lingkungan kepada TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Badung serta enam perwakilan sekolah.

Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menegaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan mengunggah kepedulian kolektif terhadap dampak buruk sampah residu yang sulit terurai.

Baca Juga  Pemkab Buleleng Siapkan Langkah Strategis Jelang Pilkada Serentak 2024

“Ini bukan semata-mata untuk masalah kebersihan saja, tetapi kita menjaga bagaimana alam dan bumi yang kita cinta ini bersih dari sampah. Kalau kita pikirkan mungkin itu akan kelihatan sulit, karena harus mencuci popok dan pembalut yang ramah lingkungan ini, kenapa juga itu mencuci jadikan pekerjaan yang sulit sedangkan selama ini pakaian dalam kita, kita cuci sendiri. Nah apa bedanya dengan pembalut atau popok ini, saya kira kalau ini sudah kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan dan bumi kita, ini tidak akan sulit,” paparnya.

Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Kabupaten Badung tersebut berkomitmen penuh untuk mengawal gerakan ini secara kontinu hingga ke struktur masyarakat terbawah.

Baca Juga  DPRD Bali Sahkan Revisi Perda PWA, Gubernur Koster: Langkah Strategis untuk Lindungi Budaya dan Alam

“Kita sering turun ke masyarakat untuk mensosialisasifikasi gerakan ini dan saya pun akan sering-sering turun ke masyarakat mungkin melalui Banjar, Desa, Kelurahan, Kecamatan juga dan saya berharap juga jajaran PKK, Posyandu dan semua organisasi yang saya koordinir, mulai dari anggotanya, pengurusnya dan semua juga lapisan masyarakat untuk ikut mensosialisasikan,” tambah Rasniathi.

Di sisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung, Made Rai Warastuthi, memaparkan capaian positif di mana tingkat pemilahan sampah di Badung telah menyentuh angka 72 persen, dan volume sampah ke TPA berhasil berkurang hingga 33 persen.

Kendati demikian, tantangan sampah residu yang belum termanfaatkan optimal tetap memerlukan intervensi serius.

“Untuk itu, melalui Program Badung Peduli Residu, kita terus mendorong perubahan perilaku masyarakat agar semakin bijak dalam memilih, menggunakan, dan mengelola produk sehari-hari sehingga residu yang dihasilkan dapat ditekan semaksimal mungkin. Selain itu, tujuan kegiatan ini untuk mengoptimalkan peran Bank Sampah Mangu Srikandi sebagai sarana edukasi dan penguatan ekonomi sirkular masyarakat dan memperkuat peran Tim Penggerak PKK sebagai agen perubahan dalam membangun budaya pengurangan sampah dan residu sejak dari rumah tangga,” urai Made Rai Warastuthi.

Baca Juga  Langkah Antisipatif Gubernur Koster, Penutupan TPA Suwung Diundur Demi Kesiapan Sistem Sampah

Sinergi lintas sektor ini diikuti oleh Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Bali dan Nusa Tenggara, Kementerian LH/BPH R.I, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, jajaran OPD Pemkab Badung, para Camat, Organisasi Kewanitaan, Forum TJSP/CSR, pelaku usaha, serta perwakilan siswa-siswi SMP dan SMA se-Kabupaten Badung.(nov/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments