spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungTP PKK Badung Gandeng Posyandu Edukasi Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Minim Sampah

TP PKK Badung Gandeng Posyandu Edukasi Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Minim Sampah

GATRABALI.COMMANGUPURA – Pemerintah Kabupaten Badung terus mendorong kolaborasi program kesehatan dan pelestarian lingkungan melalui kegiatan Semarak Posyandu Kabupaten Badung Tahun 2026 yang digelar di Banjar Kembangsari, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Selasa, 19 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dibuka langsung Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Rasniathi Adi Arnawa, sekaligus dirangkaikan dengan peluncuran inovasi lingkungan “Gerakan Badung Peduli Residu” yang ditandai dengan pemukulan kulkul.

Acara itu turut dihadiri jajaran OPD terkait, mulai dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Kabag Prokompim, Plt Camat Abiansemal, Perbekel Desa Blahkiuh, pendiri produk ramah lingkungan Bumbi, hingga kader Posyandu setempat.

Baca Juga  Lima ABK KM Naga Mas Perkasa 58 yang Kandas di Perairan Jungut Batu Lembongan Berhasil Diselamatkan

Sebagai bagian dari aksi nyata gerakan peduli lingkungan, panitia menyerahkan bantuan simbolis berupa popok kain dan pembalut kain ramah lingkungan produksi Bumbi. Bantuan popok kain diberikan kepada empat keluarga balita, sementara pembalut kain diserahkan kepada lima remaja putri.

Tidak hanya itu, kader Posyandu Banjar Kembangsari juga menerima bantuan bibit tanaman cabai guna mendukung ketahanan pangan mandiri melalui pemanfaatan lahan pekarangan rumah.

Dalam sambutannya, Rasniathi Adi Arnawa menjelaskan bahwa penggabungan kegiatan kesehatan masyarakat dengan gerakan pengurangan sampah residu dilakukan untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan sejak dari rumah tangga.

Baca Juga  Lihadnyana : Pemkab Buleleng Tidak Ada Menerapkan Metode Wolbachia

“Kegiatan Semarak Posyandu Kabupaten Badung Tahun 2026 ini, kami rangkaikan sekaligus dengan peluncuran gerakan penanganan sampah residu yang kami beri nama Badung Peduli Residu. Seperti yang kita ketahui bersama, penanganan sampah berbasis sumber di Kabupaten Badung sejauh ini sudah berjalan sangat baik, dan kesadaran masyarakat dalam memilah serta mengelola sampah juga sudah meningkat. Namun, satu hal yang masih menjadi tantangan utama dan kendala hingga saat ini adalah penanganan terhadap sampah residu,” ujarnya.

Menurutnya, sampah residu rumah tangga seperti popok sekali pakai dan pembalut menjadi salah satu penyumbang limbah yang sulit terurai. Karena itu, penggunaan produk kain yang dapat dicuci dan digunakan kembali menjadi alternatif solusi jangka panjang yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga  Temu Wirasa PKK Badung di Dalung, Rasniathi Adi Arnawa Dorong Kader Jadi Pelopor Perubahan

“Kami menghadirkan inovasi berupa popok dan pembalut kain yang bisa dipakai ulang, dicuci, dan digunakan kembali. Ini adalah langkah konkret dan solusi jangka panjang dalam rangka menekan laju pertumbuhan sampah residu di Kabupaten Badung,” tegasnya.

Melalui program tersebut, Posyandu diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pusat pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menjadi sarana edukasi masyarakat untuk menerapkan gaya hidup minim sampah demi mewujudkan lingkungan Badung yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.(nov/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments