GATRABALI.COM, DENPASAR – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus terus memperkuat ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali melalui kedatangan kapal pengangkut yang membawa 18.000 KL Pertalite dan 2.500 KL Pertamax.
Pasokan tersebut diharapkan mendukung kelancaran distribusi ke SPBU untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa pemantauan stok dan konsumsi BBM terus dilakukan. Pertamina juga mengoptimalkan penyaluran BBM setelah kapal bersandar.
“Dengan sandarnya kapal pengangkut BBM, kami memperkuat pasokan Pertalite dan Pertamax untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bali. Penyaluran ke SPBU terus kami optimalkan dengan mempertimbangkan kondisi stok dan tingkat konsumsi di masing-masing wilayah,” ujar Ahad.
Konsumsi Pertalite di Bali rata-rata mencapai sekitar 2.200 KL setiap hari. Kondisi ini menjadi salah satu pertimbangan Pertamina Patra Niaga dalam menyusun perencanaan pasokan dan menentukan prioritas distribusi sesuai kebutuhan di lapangan.
Sebagai langkah menjaga ketersediaan BBM, Pertamina Patra Niaga menjadwalkan kedatangan kapal pengangkut secara bertahap pada 12, 14, dan 16 Oktober 2026. Kapal-kapal tersebut dijadwalkan melalui Terminal BBM Sanggaran dan Manggis dengan total muatan mencapai 26.200 KL.
Pertamina Patra Niaga juga mengoptimalkan pembongkaran muatan dan penyaluran BBM dari terminal menuju SPBU. Pemenuhan kebutuhan di masing-masing wilayah terus dievaluasi berdasarkan perkembangan stok dan tingkat konsumsi.
Di sisi lain, masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Pertamina juga mengingatkan masyarakat untuk memperoleh informasi melalui kanal komunikasi resmi agar mendapatkan keterangan yang akurat dan terverifikasi.
Untuk informasi lebih lanjut maupun pengaduan terkait layanan dan produk Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.(ri/gatrabali)


