spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungAyam Keperluan Upakara Caru Diburu Jelang Nyepi

Ayam Keperluan Upakara Caru Diburu Jelang Nyepi

GATRABALI.COM, BADUNG – Jelang Hari Raya Nyepi permintaan ayam kampung khususnya untuk keperluan upakara caru meningkat.

Upakara caru merupakan persembahan kurban suci dalam prosesi upakara pecaruan.

Umat Hindu, satu hari sebelum nyepi biasanya akan melakukan upakara pecaruan di areal pekarangan rumah hingga di lingkungan desa adat di Bali.

Salah satu bagian persembahan dalam prosesi pecaruan berupa ayam kampung ini.

Baca Juga  Pemkot Denpasar dan TPID Siapkan Langkah Strategis Kendalikan Inflasi Jelang Hari Raya

Ayam kampung dengan warna bulu berbeda beda ini nantinya disembelih selanjutnya daging dan kulit bulu ayam dipisahkan satu sama lain.

Kulit bulu ayam selanjutnya akan diletakan dalam banten pecaruan sesuai arah mata angin.

Pentingnya ayam kampung dalam prosesi pecaruan, menurut salah satu peternak ayam kampung khusus caru di desa Abiansemal, Kabupaten Badung, I Gusti Adi Putra menyebut, membuat permintaan meningkat 50 persen dari tahun sebelumnya.

Baca Juga  Antisipasi Nyepi dan Idul Fitri Bersamaan, DPRD Bali Bahas Pengamanan dan Ketertiban

“Peningkatan terjadi akibat adanya pesanan tambahan datang dari beberapa daerah di Bali,” ujar, Peternak Ayam kampung khusus upakara pecaruan, I Gusti Adi Putra, Kamis, 7 Maret 2024 di Desa, Abiansemal, Kabupaten Badung.

Dirinya menyampaikan, Pesanan ayam berwarna berumbun dan selem lebih mendominasi dibanding warna lainnya.

Satu pelanggan kurang lebih memesan 400 hingga 500 ekor ayam sekali pesan dengan harga Rp 20 ribu per ekornya. (gun/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments